Berita Hulu Sungai Utara

Operasi Zebra Intan 2018, Hentikan Pemuda Ngebut di Jalan

Kasat Lantas Polres HSU Iptu R Joko Setiawan memimpin langsung gelar Operasi Zebra Intan 2018 yang kali ini dilaksanakan di halaman kantor

Operasi Zebra Intan 2018, Hentikan Pemuda Ngebut di Jalan
Reni Kurnia Wati
Operasi Zebra Intan 2018 terus dijalankan oleh Polres Hulu Sungai Utara (HSU), kegiatan dilakukan di beberapa ruas jalan yang sering dilintasi oleh pengguna jalan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Operasi Zebra Intan 2018 terus dijalankan oleh Polres Hulu Sungai Utara (HSU), kegiatan dilakukan di beberapa ruas jalan yang sering dilintasi oleh pengguna jalan.

Tidak hanya siang hari namun juga dilakukan pada malam hari, dimana pengguna jalan banyak yang tidak melengkapi perlengkapan berkendara terutama helm.

Kasat Lantas Polres HSU Iptu R Joko Setiawan memimpin langsung gelar Operasi Zebra Intan 2018 yang kali ini dilaksanakan di halaman kantor Pemda.

Anggota Satuan Lantas Polres HSU meminta para pengguna jalan masuk ke halaman Pemda dan mulai memeriksa kelengkapan berkendara, Sabtu (04/11/2018).

Baca: Roy Kiyoshi Unggah Video Ramalan Kecelakaan Lion Air JT610, Dewi Perssik Sindir Rosa Meldianti?

Mulai dari kelengkapan sepeda motor swperti spion dan helm hingga surat menyurat yaitu SIM dan STNK.

Sasaran dari kegiatan ini adalah pengemudi ranmor roda dua tidak memakai Helm dan Para remaja yang kebut - kebutan. Pemuda yang ngebut langsung dihentikan dan diminta untuk menepi.

Baca: Hasil PSM Makassar vs Persipura Jayapura Liga 1 Pekan 29, Skor Babak Pertama 1-1, Ketat

"Kami bekerjasama dengan Sat Sabhara Res HSU, memeriksa kelengkapan sekaligus memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan," ungkapnya.

Iptu Joko mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan keamanan keselamatan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran taat dan tertib berlalu lintas.

Baca: Persebaya vs Persija Liga 1 2018 - Bajul Ijo Permalukan Macan Kemayoran Babak Pertama Skor 2-0

"Kecelakaan bukan hanya membahayakan diri sendiri namun juga orang lain, dengan tertib berlalu lintas masyarakat lebih merasa nyaman dan aman," ungkapnya.

Keuntungan lain adalah mengurangi angka kecelakaan dan menekan fatalitas angka kecelakaan di wilayah hukum Res HSU.

"Kami terua mengingatjan untuk stop pelanggaran, stop kecelakaan karena keselamatan untuk kemanusiaan," ujarnya. (Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved