Kriminalitas Balangan

Pengedar Obat Daftar G di Kalahiang Ditangkap Polisi dengan Cara ini

Satresnarkoba Polres Balangan kembali mengungkap peredaran obat daftar G, di wilayah Desa Kalahiang Kecamatan Paringin.

Pengedar Obat Daftar G di Kalahiang Ditangkap Polisi dengan Cara ini
Foto humas polres balangan
barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Satresnarkoba Polres Balangan kembali mengungkap peredaran obat daftar G, di wilayah Desa Kalahiang Kecamatan Paringin.

Penangkapan berawal dari keresahan masyarakat hingga akhirnya memberikan informasi kepada kepolisian untuk dilakukan penangkapan.

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, Minggu (4/11/2018) pelaku atau tersangka yang diamankan polisi adalah BR (38) warga Desa Kalahiang No. 04 RT 02 Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan.

Penangkapan dilakukan oleh polisi pada hari Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 21.30 wita bertempat di Desa Kalahiang RT 02 RW 02 No. 04 Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan.

Baca: Pretty Asmara Meninggal Dunia, Unggahan Terakhirnya Tentang Pesawat Banjir Ucapan Duka

Baca: Besok Peserta CPNS Balangan Mulai Ikuti Tes SKD, Cek Lokasi dan Jadwalnya.

Baca: Vicky Prasetyo Benarkan Kabar Pretty Asmara Meninggal Dunia, Sebelumnya Menderita Gangguan Lambung

Baca: Roy Kiyoshi Pernah Ramalkan Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 Tahun Lalu, ini Katanya Penyebabnya

Mewakili Kapolres Balangan, Kasat Narkoba AKP Faddillah menjelaskan sebelumnya tanggal 26 Oktober 2018 anggota Satresnarkoba Polres Balangan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya seorang warga Desa Kalahiang yang menjual obat daftar G, menindaklanjuti informasi tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan.

"Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018 sekitar pukul 21.30 wita, anggota Satresnarkoba melakukan Undercover buyer (menyamar sebagai pembeli) dengan bertransaksi membeli satu bungkus dengan isi 10 butir obat daftar G seharga Rp.100.000," ujarnya.

Kemudian lanjutnya pada saat tersangka menyerahkan obat daftar G anggota Satresnarkoba langsung melakukan penangkapan dan menemukan kembali 90 butir obat daftar G.

"Barang bukti yang diamankan 100 butir obat daftar G jenis carnophen produksi zenith pharmaceuticals, sebuah handphone, uang tunai Rp.100.000, dan kantong plastik warna hitam," ungkapnya.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Balangan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka akan dikenakan perkara tindak pidana kesehatan yaitu sengaja mengedarkan kesediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dlm ketentuan pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved