Kisah Satu Kuburan Ada Tiga Jenazah

Satu dari Tiga Sosok yang Dikubur di Makam Tumpang Talu Ternyata Panglima Perang Banjar

Makam tumpang talu yang berada di Desa Parincahan Kecamatan Kandangan Kabupaten HSS ini menjadi bukti perjuangan rakyat banjar.

Satu dari Tiga Sosok yang Dikubur di Makam Tumpang Talu Ternyata Panglima Perang Banjar
banjarmasinpost.co.id/apriyanto
Suasana Mmkan Tumpang Talu di Parincahan Kandangan HSS. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Makam tumpang talu yang berada di Desa Parincahan Kecamatan Kandangan Kabupaten HSS ini menjadi bukti perjuangan rakyat banjar.

Budayawan HSS H Achmad Sarmidin mengatakan satu di antara jenazah didalam kuburan itu merupakan panglima perang banjar dengan peristiwa yang dikenal Amuk Hantakurung.

"Dia sebagai panglima perang Banjar pada masa Sultan Muhammad Seman bin Pangeran Antasari," katanya, kemarin.

Berdasarkan berbagai sumber, dijelaskannya bahwa Bukhari dilahirkan di Desa Hantarukung Kecamatan Simpur, tahun 1850.

Baca: Makam Tumpang Talu Di Desa Parincahan, Peristirahatan Terakhir Tiga Pejuang Perang Banjar

Ayah Bukhari bernama Manggir dan ibu bernama Bariah kelahiran Kampung Hantarukung.

Bukhari juga pernah sebagai panakawan atau ajudan Sultan Muhammad Seman dan Bukhari ikut berjuang melakukan perlawanan rakyat terhadap Belanda.

"Berdasarkan kisah sejarah, Bukhari dan dua pejuang lainnya dikuburkan dalam satu liang kubur karena saat itu dalam keadaan darurat. Masih dalam suasana perjuangan melawan Belanda sehingga ketiganya dikubur dalam satu liang," bebernya. (banjarmasinpost.co.id/rian).

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved