Berita Kabupaten Banjar

Sisa 9 Desa yang Akan Dicanangkan sebagai Kampung KB

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar optimistis pada tahun ini

Sisa 9 Desa yang Akan Dicanangkan sebagai Kampung KB
Kominfo
Bupati Banjar, H Khalilurrahman mencanangkan Kampung KB Desa Bungurraya beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Sudah 11 Desa di Kabupaten Banjar yang dicanangkan sebagai Kampung KB.

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar optimistis pada tahun ini bisa mencanangkan 20 Kampung KB di Kabupaten Banjar.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hj Rusmini didampingi Kepala Bidang KBKS, Alfisah mengatakan, tersisa 9 desa lagi yang akan dicanangkan menjadi Kampung KB.

Disebutkannya 11 desa itu adalah, Desa Simpangempat Kertakhanyar, Desa Antasansetun Kecamatan Martapura Barat, Desa Pandakdaan Kecamatan Karangintan, Desa Tatahlayap Baru kecamatan Tatahmakmur, Desa Penjambuan Kecamatan Sungaitabuk, Desa Sungaipinang Kecamatan Sungaipinang, Desa Baliangin Kecamatan Sambungmakmur, Desa Haurkuning Kecamatan Beruntungbaru serta Desa Cabi.

Baca: Tanda-tanda Sebelum Meninggal, Berat Badan Pretty Asmara Merosot 40 Kilogram

Baca: Ramalan Roy Kiyoshi, Bencana 2018 Banyak Terkait dengan Air, Tsunami Palu & Jatuhnya Lion Air JT610?

Baca: Punya Masa Lalu yang Kelam, Penyebab Luna Maya Tak Direstui Orangtua Reino Barack

Alfisah juga menyebutkan, untuk kriteria umum yakni berdasarkan angka kemiskinan, angka KB yang masih rendah dari desa lainnya serta ada penilaian-penilaian lainnya.

Pihaknya mengharapkan dengan dicanangkannga desa-desa sebagai Kampung KB bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya diberbagai sektor seperti, infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Tujuan pencanangan Kampung KB untuk meningkatkan kualitas kehidupan penduduk desa, meningkatkan peran pemerintah lembaga dan swasta untuk terlibat dalam pembangunan keluarga.

Kriteria-kriteria selain yang disebutkannya juga melihat pada prevelansi stunting, desa sangat tertinggal atau desa tertinggal, adanya komitmen pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, serta penduduknya dalam mengikuti program KB jangka panjang masih rendah.

Bahwa Kampung KB merupakan instruksi langsung oleh Presiden Jokowi kepada Kepala BKKBN yang merupakan perwukudan sinergitas dari beberapa kementerian terkait pemerintah pusat dengan daerah, mitra kerja dan pemangku kepentingan. Artinya lintas sektoral seperti kesehatan dan ada partisipasi langsung masyarakat yang bertukuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

“Dengan ditetapkannya sebagai Kampung KB bisa mengartikan program dari pemerintah, sehingga masyarakat makin terpacu dan berperan aktif guna tercapainya semua tujuan pembangunan masyarakat,” ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved