Kriminalitas Banjar

Tekap Amankan Dua Pemilik Sajam di Indrasari

Sapta Bayu Catur Surya dan M Anuwari tidak berkutik saat diamankan Tim Anti Preman (Tekap) Polres Banjar, sekitar pukul 2.30 wita, Minggu (4/11).

Tekap Amankan Dua Pemilik Sajam di Indrasari
Kiriman Tekap
Sapta Bayu Catur Surya

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Sapta Bayu Catur Surya dan M Anuwari tidak berkutik saat diamankan Tim Anti Preman (Tekap) Polres Banjar, sekitar pukul 2.30 wita, Minggu (4/11).

Keduanya kedapatan memiliki senjata tajam tanpa ada izin.

Kini keduanya mendekam di ruang tahanan Mapolres Banjar beserta barang buktinya yakni berupa satu bilah pahat terbuat dari besi dan gagang berbahan kayu warna cokelat dengan panjang sekitar 20 sentimeter.

Satu bilah pisau belati dengan sarungnya terbuat dari kayu warna cokelat panjang sekitar 25 sentimeter, serta satu buah tas kain warna coklat, satu unit sepeda motor honda beat warna putih DA 6952 BT.

Kasat Reskrim Polres Banjar melalui Kanit Resmob, Ipda Nur Arifin mengatakan, jajarannya rutin giat dalam antisipasi kriminalitas di wilayah hukum Polres Banjar.

Baca: Vicky Prasetyo Benarkan Kabar Pretty Asmara Meninggal Dunia, Sebelumnya Menderita Gangguan Lambung

Baca: Pria Tampan Ini Tuliskan Janjinya Bersama Pretty Asmara Sebelum Kabar Pretty Meninggal Dunia

Baca: Roy Kiyoshi Pernah Ramalkan Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 Tahun Lalu, ini Katanya Penyebabnya

Seperti yang dilakukan di kawasan Indrasari Martapura Minggu dinihari.

“Sekitar pukul 02.30 wita di tepi jalan yang terletak Jalan Indrasari Kecamatan Martapura, pada saat Unit Tekap Polres Banjar sedang melakukan hunting terlihat dua orang yang mencurigakan. Pada saat didatangi salah satu pelaku mau melarikan diri namun berhasil diamankan,” katanya.

Pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan senjata tajam dari masing-masing pelaku, dari tangan M Anwari saat diamankan oleh pihak kepolisian disimpan dalam tas yang disandang di bahu kirinya ada senjata tajam jenis pisau herder terbuat dari besi, gagang terbuat dari kayu kompang terbuat dari kulit dan satu bilah pahat terbuat dari besi.

Sedangkan dari Sapta Bayu Catur Surya membawa senjata tajamnya dengan cara diselipkan dipinggang sebelah kiri, berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau belati dengan kumpang terbuat dari kayu warna cokelat.

Identitas pelaku, Sapta Bayu Catur Surya merupakan warga Jalan Cempaka Gang Muhajirin Kelurahan Jawalaut Martapura, dan M Anuwari warga Jalan Cempata Gang Muhamirin Kelurahan Jawalaut Martapura.

“Dari hasil interogasi yang kami lakukan, ternyata kedua pelaku pernah mengambil burung serta tabung gas LPG 3 Kg di Jalan Indrasari Martapura,” imbuhnya.

Nur Arifin menambahkan, membawa, memiliki dan menguasai senjata penikam tanpa dilengkapi surat izin maka bisa terancam melanggar pasal 2 ayat 1 UU Darurat tahun 1951. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved