B Focus Urban Life

Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Makam Sultan Tahlilullah Kusam dan Berkarat

Masih di lokasi yang sama, di depan rumah Bubungan Tinggi Telukselong Ulu terdapat rumah Gadjah Baliku.

Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Makam Sultan Tahlilullah Kusam dan Berkarat
BPost Cetak
bpost 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Masih di lokasi yang sama, di depan rumah Bubungan Tinggi Telukselong Ulu terdapat rumah Gadjah Baliku.

Dibangun sekitar 1867 oleh H Jalil dan Hj Aisyah yang merupakan anak dari Hj Fatimah.

Kedua rumah Banjar itu pernah direstorasi oleh Pemerintah pada 1990 sampai 1993.

Kini, kedua rumah tersebut dilindungi oleh Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2010 dan menjadi cagar budaya warisan pusaka Suku Banjar di Kalsel.

Cagar budaya lainnya adalah makam Sultan Tahlilullah.

Tidak banyak mengetahui bahwa di Jalan Keraton Martapura Kota terdapat makam Sultan Tahlilullah, merupakan cagar budaya yang ditetapkan oleh Pemkab Banjar.

Baca: Putus Dari Reino Barack Luna Maya Ingin Sampaikan Hal Ini Pada Keluarga Sang Mantan

Baca: Ini Fakta Seputar Keimigrasian Terkini di Kalsel yang Penting Diketahui, Cina Dominasi WNA

Baca: Sikap Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Tanggapi Laporan Hukum Warga Boyolali Jelang Pilpres 2019

Namun kondisinya seakan kurang terawat, tidak ada panah penunjuk arah bahwa di Jalan Keraton terdapat cagar budaya layaknya di daerah lain seperti Makam Sultan Suriansyah di Banjarmasin.

Papan tulisan Makam Sultan Tahlilullah tidak terpasang rapi, justru dibiarkan bersandar di pondasi makam.

Tulisannya yang sudah kusam, dengan bingkai besi penyangga tulisan juga sudah karatan semakin meyakinkan bahwa cagar budaya tersebut memang tak terawat, lahan sekitar makam justru dijadikan anak-anak bermain layang-layang.

Tidak ada juga pemberitahuan lokasi parkir bagi pengunjung di wisata religi itu dan layaknya sebuah cagar budaya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved