Berita Balangan

Karyawan UPT Puskesmas Lokbatu Dilatih Menggunakan Alat Pemadam Ringan

Setiap gedung atau bangunan apalagi milik pemerintah sudah semestinya menyiapkan alat pemadam guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan

Karyawan UPT Puskesmas Lokbatu Dilatih Menggunakan Alat Pemadam Ringan
Foto bpbd balangan
anggota saat melakukan sosialisasi dan simulasi latihan penggunaan alat apar dihadapan karyawan upt puskesmas lok batu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Setiap gedung atau bangunan apalagi milik pemerintah sudah semestinya menyiapkan alat pemadam guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan seperti kebakaran.

Penanganan dini jika terjadi mula kebakaran dalam sebuah gedung adalah memadamkan dengan alat pemadam kebakaran ringan atau biasa disebut apar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan rupanya sangat sadar akan pentingnya keberadaan alat apar ini dalam sebuah bangunan, namun tak sedikit pula yang tidak begitu mengetahui terutama cara penggunaannya.

Nah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap keberadaan dan penggunaan alat apar ini, pihak BPBD Balangan menggelar sosialisasi serta latihan simulasi di UPT Puskesmas Lokbatu.

Kegiatan tersebut salah satu upaya untuk menekan musibah kebakaran, terutama di kantor-kantor pelayanan masyarakat.

Baca: Irwan Mussry Menikahi Maia Estianty, Desy Ratnasari Sebut Masih Berhubungan Baik karena Anaknya

Baca: 7 Fakta Ahok yang Bebas 2 Bulan Lagi, Mulai Menikah, Beli Rumah Baru Hingga Balas Surat

Baca: Serunya Audi Marissa Hadiri Fans Meeting Lee Jong Suk Sebelum si Aktor Dideportasi dari Indonesia

Pelatihan simulasi diberikan kepada seluruh karyawan di UPT Puskesmas Lokbatu bertempat di halaman setempat.

Pelatihan pemadaman api kecil bagi karyawan tersebut adalah menggunakan apar (alat pemadam ringan), kemudian karung basah, dan coca cola botol.

Pelatihan diberikan langsung oleh salah satu anggota BPBD Balangan yaitu Alfianor.

Kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (6/11/2018) Kepala BPBD Balangan Alive Yoesfah Love mengatakan usai sosialisasi tim anggota BPBD melakukan simulasi bertempat di halaman setempat, satu persatu karyawan diminta untuk mempraktikkan penggunaan alat apar.

"Dengan tong sampah yang dibakar lalu ada apinya, mereka harus memadamkan pakai alat apar," ujarnya.

Menurutnya jika sudah mengetahui fungsi dan kegunaannya maka saat simulasi mudah saja menggunakan, karena alat apar ini sangat penting untuk penanganan kebakaran dini sebelum api membesar.

"Sosialisasi dan pelatihan ini tentunya akan kami lakukan lagi di lain tempat agar setiap bangunan yang memiliki apar karyawannya paham bagaimana cara menggunakannya, jangan sampai alat apar ada saat terjadi musibah kebakaran justru tak digunakan," harapnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved