Berita Banjarbaru

20 lulusan Akademi Kebidanan Banjarbaru Disumpah Bidan, Orasi Ilmiah Bahas Stunting di Kalsel

Sebanyak 20 lulusan diwisuda pada momentum sakral sidang terbuka senat Akademi Kebidanan Banjarbaru, Rabu (7/11) di Hotel Roditha

20 lulusan Akademi Kebidanan Banjarbaru Disumpah Bidan, Orasi Ilmiah Bahas Stunting di Kalsel
banjarmasin post group/ nia kurniawan
Sebanyak 20 lulusan diwisuda pada momen sakral sidang terbuka senat Akademi Kebidanan Banjarbaru, Rabu (7/11/2018) di Hotel Roditha 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tangis haru wisudawan dan para keluarga usai Sumpah bidan diikrarkan. Sebanyak 20 lulusan diwisuda pada momentum sakral sidang terbuka senat Akademi Kebidanan Banjarbaru, Rabu (7/11) di Hotel Roditha 

Pada acara akademi Kebidanan Banjarbaru , yayasan karya husada mandiri ini menghadirkan Prof Husaini yang menyampaikan orasi ilmiah.

Pada orasi ilmiah di wisuda program studi D3 kebidanan angkatan VIII tahun akademik 2017- 2018 ini Prof Husaini menyampaikan Faktor Risiko kejadian stunting di Kalsel.

Membanggakan karena pada momen ini dihadiri langsung pejabat baru Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI, yakni Prof Dr Ir H Udiansyah MS sebagai Kepala LLDIKTI Wilayah XI Periode 2018-2022.

Baca: Hasil Fuzhou China Open 2018 - Debut Manis Rinov/Debby, Kalahkan Wakil Prancis, Lolos Babak Kedua

Baca: Link Live Streaming & Jadwal Fuzhou China Open 2018, Rabu (7/11), Ada Jojo dan Ginting

Prof Udiansyah apresiasi Akademi Kebidanan Banjarbaru.

Rasa syukur dirasakan Direktur akademi Kebidanan Banjarbaru Hj Gusti Evi Zaidati , SSiT Mkes dan Ketua Yayasan Karya Husada Mandiri H Antung Sadeli mahfuz.

"Ya ada 20 wisudawan. Pesan saya maknai wisuda ini jadikan momentum dan bekal pendidikan. Jadilah alumni yang bermutu baik sikap maupun ilmu. Jadi bidan yang profesional," ucap Direktur akademi Kebidanan Banjarbaru Hj Gusti Evi Zaidati SSiT Mkes.

Faktor Risiko kejadian stunting di Kalsel disampaikan pada orasi ilmiah wisuda akademi kebidanan Banjarbaru.

Baca: Link Live Streaming MNC TV Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF Futsal 2018 Jam 14.00 WIB

Baca: Sikap Politik PBB di Pilpres 2019 Pasca Yusril Ihza Jadi Pengacara Jokowi-Maruf Amin, Prabowo?

"Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelag anak lahir tetapi baru nampak setelah berusia dua tahun," ucap Prof Husaini.

Prof Udiansyah berpesan, bagi para wisudawan agar senantiasa menjaga almamater. " Serta harus ada ada komunikasi dan kontribusi bagi almamater dan masyarakat. Alhamdulilah, untuk Akademi Kebidanan Banjarbaru ini sudah terakreditasi intitusinya," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved