Berita HST

Buat Obat Antinyamuk dari Serai, Denny dan DIfa Harus Pelihara Jentik, Raih Medal Emas di OPSA 2018

Tidak mudah membuat obat antinyamuk dari serai. Setidaknya Denny dan Difa harus melakukan beberapa kali percobaan.

Buat Obat Antinyamuk dari Serai, Denny dan DIfa Harus Pelihara Jentik, Raih Medal Emas di OPSA 2018
capture/BPost Edisi cetak
Dua siswa SMP Islam Terpadu Alkhair Barabai meraih medali emas di OPSA 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - DUA siswa SMP Islam Terpadu Alkhair Barabai, Muhammad Denny Rahman (14) dan Muhammad Difa Akmaly, patut mendapat apresiasi.

Siswa kelas IX ini berhasil membuat obat antinyamuk dari bahan serai.
Tidak mudah membuat obat antinyamuk dari serai. Setidaknya Denny dan Difa harus melakukan beberapa kali percobaan.

“Percobaan itu kami lakukan di rumah dan di sekolah bersama dua guru pembimbing,” kata Denny dan Difa, saat ditemui di sekolahnya, Selasa (6/11).

Percobaan itu langsung dilakukan kepada nyamuk. Untuk itu, Denny dan Difa harus memelihara jentik-jentik. “Jentik-jentik itu kami memasukkan dalam toples dan diberi kelambu, hingga menjadi nyamuk,” ujar Denny.

Jentik-jentik yang sudah jadi nyamuk langsung dijadikan objek percobaan. “Nyamuk itu kami beri cairan dari serai. Ternyata minyak serai itu bikin nyamuk lemes. Akhirnya kami yakin cairan serai ini bisa dipakai buat mengusir nyamuk,” ujar Difa.

Baca: Daftar Nomor Punggung Skuat Garuda Jelang Timnas Singapura vs Indonesia, Piala AFF 2018 Live RCTI

Baca: Jadwal Pekan 30 & Klasemen Liga 1 2018 - Persib vs PSMS & Persebaya vs PSM Live Indosiar

Ada beberapa keunggulan obat antinyamuk temuan Denny dan Difa ini. Di antaranya obat antinyamuk ini terbuat dari bahan alami. Bau yang dihasilkan tidak mencemari pernapasan manusia, karena bukan zat kimia.

“Selain itu, bahan yang digunakan murah dan cukup berlimpah serta bahan mudah didapat,” ujar Difa.

Oleh pihak sekolah, obat antinyamuk karya Denny dan Difa ini diikutkan dalam lomba

Olimpiade Proyek Sains Adaro (Opsa) 2018. Hasilnya tidak mengecewakan, karya dua siswa yang juga tahfiz Alquran ini berhasil meraih Gold Medal (medali emas).

“Dewan juri merekomendasikan agar kami terus mengembangkan hasil penelitian. Antara lain menyempurnakan alat yang digunakan dan memanfaatkan bahan alami lain yang juga bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk,” ujar Denny.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved