Berita Tanahbumbu

Warga Sidomolyu Tanahbumbu Resah, Tiap Pagi Menghirup Asap Berbau Ini

Pasalnya, asap tersebut muncul dari beberapa lokasi pengolahan arang. Asapnya sungguh tak enak dan bisa mengganggu pernafasan.

Warga Sidomolyu Tanahbumbu Resah, Tiap Pagi Menghirup Asap Berbau Ini
Istimewa
Salah satu tempat pengolahan kayu arang di Desa Sidomulyo Mentewe. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga desa Sidomulyo Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanahbumbu mulai resah. Paslnya, asap yang tak segar lagi kini setiap pagi terhirup.

Pasalnya, asap tersebut muncul dari beberapa lokasi pengolahan arang. Asapnya sungguh tak enak dan bisa mengganggu pernafasan.

Di desa tersebut ada beberapa wilayah yang ada pengolahan kayu arang. Nah, proses pembuatannya memang cukup lama dan menimbulkan asap yang tak enak untuk dihirup.

Warga sekitar pun mulai mengeluh dengan asap yang ditimbulkan. Terutama saat dipagi hari. Harusnya bisa menghirup udara segar justru menghirup udara yang sudah tercemar atas bau tersebut.

Baca: Daftar Nomor Punggung Skuat Garuda Jelang Timnas Singapura vs Indonesia, Piala AFF 2018 Live RCTI

Hendri misalnya. Warga Sidomulyo ini mengeluh dengan asap yang ditimbulkan. Dia yang berada dikawasan tak jauh dari area pengolahan itu merasa tak nyaman saat menghirup udara tersebut.

"Udara disini sudah tak segar lagi. Asap pengolahan arang setiap pagi menjadi sarapan. Sangat tidak enak," katanya.

Baca: Begini Jawaban Ayu Ting Ting Saat Ditanya Hubungannya dengan Fransen Susanto


Dia mengatakan, asap yang ditimbulkan membuat warga tak nyaman untuk dihirup. Dia berharap pihak terkait bisa menindaklanjutinya terutama di wilayaj rt 4, 5 dan 6.

"Udara yang kami hirup tak segar lagi. Kami meminta agar pihak tetkait melakukan tindakam," katanya.

Baca: Oknum Petugas Tranfusi Darah Bersikap Tak Bersahabat, Sodonda Pun Curhat Ini ke Direktur RSUD


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanahbumbu, Rahmat saat dikonfirmasi (7/11/18) memgatakan sebelumnya jajarannya sudah turun ke lapangan dan ada pertemuan.

"Kalau kami dari DLH sudah membekukan izin lingkungannya dengan perintah menyelesaikan dengan masyarakat dan perbaikan. Nanti kami cek lagi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved