Berita HST

Fasiltas Air di Pasar Agrobisnis Tak Mengalir, Dinas Perdagangan HST Janjikan Besok Berfungsi

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah memenuhi janji, memindahkan PKL sayur, buah dan ikan ke Pasar Agrobisnis Modern, Kamis (8/11/2018).

Fasiltas Air di Pasar Agrobisnis Tak Mengalir, Dinas Perdagangan HST Janjikan Besok Berfungsi
Banjarmasinpost.co.id/hanani
SEJUMLAh pedagang ikan basah mencabut nomor undian Kamis (8/11/2018), untuk menentukan posisi petak yang akan mereka tempati di Pasar Agrobisnis Modern. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah memenuhi janji, memindahkan PKL sayur, buah dan ikan ke Pasar Agrobisnis Modern, Kamis (8/11/2018). Didukung TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Pedagangan, Dinas Perhubungan dan BPBD, kemarin berupaya memasukkan seluruh pedagang terdata ke dalam bangunan baru tersebut.

Namun, tak semua pedagang menaati. Hanya sebagian pedagang yang bersedia masuk ke bangunan tersebut. Sebagian besar masih “bandel” dan bertahan diposisinya, terutama pedagang ikan basah. Alasannya, sama seperti sebelumnya, mereka semua harus pindah. Namun, karena hanya 31 yang terdata, sedangkan jumlah petak untuk pedagang ikan ada 38.

Tim penertiban sendiri kemarin belum mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang tak bersedia pindah. Apalagi setelah mendapat laporan, bahwa kondisi prasarana pendukung belum tersedia yaitu air. Saat itu, kondisi air leding tak mengalir.

“Kami mau saja pindah, tapi tolong fasilitas pendukungnya. Hari ini airnya tak mengalir. Padahal pedagang ikan perlu air,”ungkap salah satu pedagang ikan, yang sudah masuk ke pasar agrobisnis. Keluhan juga dikemukakan pemilik warung teh, yang berniat menaati aturan pemerintah pindah ke petak khusus warung makan dan warung teh.

Baca: Link Live Streaming Timnas Laos vs Vietnam di Piala AFF 2018 Via Fox Sports

“Ternyata fasilitasnya belum siap. Tak ada kran air di dalam. Yang ada baru pipa untuk sambungannya. Jadi bagaimana kami mau pindah, sedangkan kami butuh air untuk mencuci piring dan gelas,”ungkap pemilik warung makan. Sejumlah pedagang yang sudah menaati aturan masuk ke area yang telah disediakan itupun berharap, pemerintah memperhatikan masalah tersebut.

Termasuk ketegasan agar semua pedagang, khususnya yang terdata masuk. “Saya sendiri senang saja, diberi tempat seperti ini, karena lebih bersih dan tidak kena panas matahari. Tapi tolong kebutuhan air juga dipenuhi,”kata pedagang ikan grosir.

Pedagang melakukan pencabuan undian petak pasar Agrobisnis Barabai HST, Kamis (8/11/2018)
Pedagang melakukan pencabuan undian petak pasar Agrobisnis Barabai HST, Kamis (8/11/2018) (Banjarmasinpost.co.id/hanani)

Mengenai keluhan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Yuserani yang dikonfirmasi menyatakan, untuk air, saat pemindahan terpaksa dimatikan, karena ada pipa yang bocor. “Besok sudah mengalir lagi,kata Yuserani. Penertiban, jelas dia akan terus dilakukan, hingga pedagang taat pada aturan, dan mau diajak tertib, bersih dan rapi.

Baca: Link Live Streaming Timnas Laos vs Vietnam di Piala AFF 2018 Via Fox Sports

Penertiban pun akan dilanjutkan sampai pasar Hanyar benar-benar kembali seperti semula. Tidak boleh ada lagi yang berjualan di jalan, pinggir jalan maupun di atas trotoar dan area parkir. Sebelumnya, Sekda HST HM Tamzil  menargetkan Kamis ini semua pedagang terdata tak ada lagi yang berjualan di luar pasar agrobisnis.

 Namun, tim penertiban rupanya masih mengalami kendala, berupa sikap sebagian  pedagang yang tak mau diajak kerjasama menata Pasar Barabai,selain Kendala tenis lainnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved