Berita Kabupaten Banjar

Razia Zebra Intan 2018 di Polres Banjar, Surat Menyurat Anggota Polri Pun Turut Diperiksa

Gelar operasi Zebra Intan 2018 tidak hanya bagi pengendara sipil atau masyarakat umum, anggota Polres Banjar turut diperiksa kelengkapannya.

Razia Zebra Intan 2018 di Polres Banjar, Surat Menyurat Anggota Polri Pun Turut Diperiksa
HO/Polres Banjar
Petugas Propam Polres Banjar memeriksa kelengkapan surat menyurat berkendara dari anggota polisi saat Razia Zebra Intan 2018 di Polres Banjar, Kamis (8/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Gelar operasi Zebra Intan 2018 tidak hanya bagi pengendara sipil atau masyarakat umum, anggota Polres Banjar turut diperiksa kelengkapan surat-menyuratnya. Razia digelar di halaman Mapolres Banjar, Kamis (8/11/2018).

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Indra Agung PP melalui Kanit Dikyasa mengatakan, jajaran Satlantas Polres Banjar bersama Propam melakukan kegiatan penegakan disiplin personel Polres Banjar. Dalam rangka Operasi Zebra Intan 2018, turut hadir Kasi Propam Polres Banjar.

“Sasarannya yakni kelengkapan surat menyurat ranmor personel. Petugas pelaksana dari Satlantas ada 10 personel dan dari Bidang Propam sebanyak 10 personel,” katanya.

Pihaknya bersyukur dalam giat tersebut tidak ada yang terjaring, artinya tingkat disiplin personel Polres Banjar dalam berkendara cukup tinggi. Giat ini bisa jadi percontohan bagi masyarakat, bahwa personil pun turut diperiksa dalam Operasi Zebra Intan 2018 ini.

Baca: Ratusan Pengendara Terjaring Operasi Zebra Satlantas Polres HSS, Gelar Sidang dI Tempat

Polres Banjar dalam pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2018 dari 30 Oktober hingga 12 November 2018mendatang menerapkan kearifan lokal, artinya tidak serta merta langsung menilang tetapi dengan mengajarkan pengendara tertib berlalu lintas.

Diungkapkan Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete seusai menjadi pemimpin upacara pada apel gelar pasukan Operasi Zebra Intan 2018 di halaman Mapolres Banjar, beberapa waktu lalu. Lebih lanjut Takdir mengatakan, Operasi Zebra Intan tidak hanya di Kabupaten Banjar tetapi digelar seluruh Indonesia.

"Polres Banjar dalam melaksanakan Operasi Zebra Intan tidak kaku dan masih dalam mengusung kearifan lokal, mengingat Martapura khususnya dan Kabupaten Banjar sebagai kota yang dikenal agamis, bahkan terkenal dengan sebutan kota Serambi Mekkah," katanya.

Dia menjelaskan, dalam menertibkan selama Operasi Zebra Intan 2018 ini lebih pada mengajarkan masyarakat tentang pentingnya tertib berlalulintas. Diakuinya untuk di perkampungan-perkampungan di Martapura sendiri terkadang masih ada yang tidak mengenakan helm saat berkendara sepeda motor, tetapi untuk kawasan perkotaan tingkat disiplin masyarakat dalam tertib berlalulintas sudah tinggi.

Baca: Jadwal MotoGP Valencia 2018 Live Trans7 - Jorge Lorenzo Belajar pada Marc Marquez

"Memang kalau ada yang rumahnya dekat musalla atau masjid, kadang saat mengendarai sepeda motor enggan memasang helm. Tetapi alangkah bagusnya tetap mengenakan helm," imbuhnya.

Pihaknya berjanji tidak langsung menilang, tetapi secara persuasif. Artinya menghentikan pengendara yang melanggar lalulintas, kemudian memberikan pengarahan dan pembinaan bahwa yang dilakukannya tidak benar dan demi keselamatannya sendiri selama di jalan raya.

Petugas Propam Polres Banjar memeriksa kelengkapan surat menyurat berkendara dari anggota polisi yang melintas saat razia Zebra Intan 2018, Kamis (8/11/2018)
Petugas Propam Polres Banjar memeriksa kelengkapan surat menyurat berkendara dari anggota polisi yang melintas saat razia Zebra Intan 2018, Kamis (8/11/2018) (HO/Polres Banjar)
Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved