Berita Tanahlaut

Suka Membaca Qasidah atau Syair Maulid, Ini Kelebihannya Kata Ustad Zainul Abidin

Ustadz Zainul Abidin mengatakan qasidah atau Simtuth Dhurar atau syair maulid habsyi yang paling diminati

Suka Membaca Qasidah atau Syair Maulid, Ini Kelebihannya Kata Ustad Zainul Abidin
Istimewa
Ustadz Zainul Abidin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Amalan membaca qasidah atau syair maulid dilakukan oleh sebagian warga di bulan Rabiul Awal. Apa saja dasarnya atau kelebihannya bagi pembacanya atau pendengarnya.

Ustadz Zainul Abidin mengatakan qasidah atau Simtuth Dhurar atau syair maulid habsyi yang paling diminati dan sering dibaca bersama para santrinya.

Pengasuh sekaligus Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut ini, mengaku sangat menikmati.

Menurut ustadz apa pengertian qasidah sama dengan syair maulid?

Baca: Kisah Haru Ustadz Abdul Somad Mengenai Gempa Bumi di Donggala dan Tsunami di Palu Sulteng

Qasidah adalah pujian, biasanya berisi pujian kepada Rasulullah Saw dansyair maulid adalah berisi riwayat atau kisah kelahiran, kehidupan, perjuangan dan pujian kepada Nabi Muhammad Saw.

Adakah dasar hukum qasidah dan membaca syair maulid?

Qasidah atau syair maulid habsyi tidak berbeda atau sama halnya dengan kita bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw.

Baca: Live Streaming Fuzhou China Open 2018 : Antony Ginting vs Jonatan Christie di Babak 16 Besar

Bershalawat ini dilakukan para malaikat dan disebutkan keharusan bershalawat ini dalam ayat Al Quran. Makanya, hukum bershalawat ini sunnah jika diluar kegiatan ibadah salat.

Justru hukumnya menjadi wajib bershalawat jika dalam kegiatan ibadah salat. Bacaaan shalawat dalam salat ketika duduk tahiyat awal dan tahiyat akhir. Salat tidak bershalawat berakibat batal.

Ustadz apakah ada kelebihannya bagi pembaca qasidah atau syair maulid?

Kelebihan membaca qasidah atau syair maulid habsyi, sama saja bersalawat dan bersalam kepada Nabi Muhammad Saw, pembacanya atau pendengarnya sama-sama mendapat rahmat. Membaca satu kali shalwwat akan dibalas 10 kali lipat rahmat. Ini hadisnya sahih.

Baca: Cek Link Pengumuman Kemenkumham CPNS 2018, Jadwal Tes SKD & Link via sscn.bkn.go.id

Kemudian kelebihan lainnya, Membaca qasidah atau syair maulid akan semakin menambah kecintaan pembaca dan pendengarnya kepada junjungan Nabi Muhammad Saw.

Orangnya yang mencintai Rasulullah Saw selalu bershalawat akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad Saw di akhirat kelak dan bersamanya di dalam surga.

Secara pribadi qasidah itu tak lebih seperti kebanyakan orang yang hobi atau penyuka lagu. Qasidah ini ada juga penyukanya.

Sedangkan syair maulid habsyi, membaca ini sekaligus mengenang almarhum Guru Sekumpul di Martapura. Berkat jasa beliaulah mengenalkan syair maulid habsyi ini kepada para santri saya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved