Pilpres 2019

Kritikan Rizal Ramli Saat Jokowi Maupun Prabowo Bahas Hal-Hal Tak Penting Jelang Pilpres 2019

Meski berada dalam Tim Ekonomi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Rizal Ramli menyoroti pasangan Capres-Cawapres

Kritikan Rizal Ramli Saat Jokowi Maupun Prabowo Bahas Hal-Hal Tak Penting Jelang Pilpres 2019
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Menko Kemaritiman Rizal Ramli 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Meski berada dalam Tim Ekonomi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Rizal Ramli menyoroti bahwa pasangan Capres-Cawapres membahas hal-hal yang tidak penting. Baik di kubu Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Hari ini kebanyakan calon engga bicarakan isu yang penting untuk bangsa, kedua belah pihak," ujar Rizal di Posko pemenangan Prabowo-Sandi, di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/11/2018).

Rizal mengatakan pemerintah tidak banyak berbicara masalah penting soal ekonomi dan hukum.

Alasannya tidak ada prestasi yang baik di dua bidang tersebut yang telah dilakukan pemerintah.

Baca: 6 Fakta Gempa Bumi di Mamasa Sulbar Sepekan Terakhir, Warga Mengungsi Hingga Pasien RS Panik

Baca: Passing Grade CPNS 2018 Diturunkan Supaya Peserta Lolos? Ini Jawaban Kemenpan RB & BKN

Baca: Kisah Peserta CPNS 2018 yang Menangis Tersedu-sedu Saat Nilai Passing Grade Kurang 2 Poin

Untuk masalah hukum pemerintah hanya sibuk terhadap kasus yang dapat ramai di media.

"Hukum bela yang kuasa doang, hanya sibuk untuk kasus-kasus yang media senang, rakyat ramai, tapi engga penting-penting amat," katanya.

Rizal menyebut istilah politik Indonesia sudah masuk pada fase Willy Northonisasi.

Artinya kedua kubu tidak fokus pada isu yang tidak substantif misalnya kasus Ratna Sarumpaet, kasus Boyolali.

"Memang ramai dan heboh tapi engga bawa Indonesia ke arah kemajuan politik. Seperti ini engga sehat. Saya minta yang waras untuk tampilkan politik yang benar, kompetisi yang benar karena satu pihak nawarin tempe yang lain nawarin tahu,kan sama-sama kedelai. Padahal rakyat butuh daging, ingin ikan, makan steak, dan ayam," katanya.

Rizal meminta Kubu Jokowi dan Prabowo untuk bernai membicarakan masalah yang lebih pentin, yang berpengaruh langsung kepadakehidupan masyarakat.

Baca: Reaksi Yusril Ihza Soal Tudingan Dapat Jabatan Usai Merapat ke Jokowi- Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Istilah Politik Genderuwo Ala Jokowi Jelang Pilpres 2019 Ditujukan ke Prabowo? Ini Penjelasannya

"Saya minta para pemimpin mari tawarkan menu yang lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya Jokowi kembali menggunakan istilah nyeleneh dalam pidatonya ketika menyinggung kondisi politik saat ini.

Setelah menyebut Politikus Sontoloyo yang kemudian menuai kontroversi, Jokowi kini menyebut politik Genderuwo.

"Kita lihat dengan propaganda menakutkan, membuat kekhawatiran, dan membuat ketidakpastian. Masyarakat lalu digiring dan dibuat ragu ragu. Cara cara politik seperti ini tidak beretika, dan itu namanya politik genderuwo, menakut nakuti," kata Jokowi di Tegal, Jawa Tengah, Jumat, (9/11/2018).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rizal Ramli Kritik Kubu Jokowi dan Prabowo Tidak Bahas Isu Penting dalam Pilpres 2019

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved