Pilpres 2019

Masyarakat Dibuat Takut Jelang Pilpres 2019, Presiden Jokowi : Politik Genderuwo

Presiden Joko Widodo melontarkan istilah genderuwo setelah sebelumnya sempat menyindir politikus yang tak beretika dengan sebutan sontoloyo

Masyarakat Dibuat Takut Jelang Pilpres 2019, Presiden Jokowi : Politik Genderuwo
kompas.com
Bakal calon Presiden Joko Widodo menghadiri acara rapat kerja nasional (Rakernas) IV Ormas Pro Jokowi (Projo) 2018, di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Joko Widodo melontarkan istilah genderuwo setelah sebelumnya sempat menyindir politikus yang tak beretika dengan sebutan "sontoloyo" jelang Pilpres 2019.

Jokowi melontarkan istilah itu untuk para politikus yang tidak beretika baik dan kerap menyebarkan propaganda untuk menakut-nakuti masyarakat jelang Pilpres 2019.

Pasalnya, lanjut Jokowi, pada tahun politik seperti Pilpres 2019 saat ini, banyak politikus yang pandai memengaruhi.

"Yang tidak pakai etika politik yang baik. Tidak pakai sopan santun politik yang baik. Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran," kata Jokowi saat membagikan 3.000 sertifikat tanah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).

Baca: Penjelasan BKN Mengenai Tingginya Passing Grade yang Tuai Keluhan Peserta CPNS 2018

Baca: Link Live Streaming RCTI - Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Grup B Piala AFF 2018

Tak hanya itu, menurut Jokowi, setelah menakut-nakuti rakyat, para politikus itu kerap membuat sebuah ketidakpastian dan menggiring masyarakat menuju ketakutan.

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Enggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti," ungkapnya.

"Jangan sampai seperti itu. Masyarakat ini senang-senang saja kok ditakut-takuti. Iya tidak? Masyarakat senang-senang kok diberi propaganda ketakutan. Berbahaya sekali," lanjut dia.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Persib vs PSMS di Liga 1 2018, Link Indosiar & Vidio

Baca: Live Streaming Persib vs Persebaya via Youtube Persib di Babak 8 Besar Liga 1 U-19 2018

Jokowi berharap, propaganda ketakutan tidak lagi dilakukan untuk menciptakan suasana ketidakpastian dan menciptakan keraguan satu sama lain di tengah masyarakat. Apalagi, lanjut dia, aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, kerukunan.

"Jangan sampai rugi besar kita ini, karena pas setiap lima tahun itu ada pilihan bupati, gubernur, wali kota ada terus. Jangan sampai (pecah) seperti itu," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Sering Nakut-nakuti Masyarakat, Itu Namanya Politik Genderuwo"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved