Berita Kabupaten Banjar

Polres Banjar Sudah Mintai Keterangan Kepala Disbudpar, Haris Rifani

Polres Banjar terus melakukan pemeriksaan-pemeriksaan atas laporan dari Anggota DPRD Banjar, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha

Polres Banjar Sudah Mintai Keterangan Kepala Disbudpar, Haris Rifani
istimewa
Anggota Komisi III DPRD Banjar, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Polres Banjar terus melakukan pemeriksaan-pemeriksaan atas laporan dari Anggota DPRD Banjar, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha yang merasa mendapat ancaman dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjar, Haris Rifani.

Dalam waktu dekat mengagendakan memintai keterangan saksi bahasa, padahal sudah memintai keterangan dari ahli bahasa.

Kepala Satreskrim Polres Banjar, AKP Sofyan mengatakan, pihaknya kembali memintai keterangan saksi ahli bahasa yang berbeda.

Dikarenakan agar ada perbandingan-perbandingan dan melihat apakah keterangan dari saksi ahli tersebut membenarkan suatu pengancaman atau tidak.

"Sudah banyak yang kami mintai keterangan, termasuk terlapor yakni Kepala Disbudpar Kabupaten Banjar, Haris Rifani pada pekan lalu. Kini kami bekoordinasi menunggu jadwal dari ahli bahasa, kalau ahli bahasa yang sudah kami mintai keterangan dari yang berdomisili di Martapura, ada juga yang dari Malang," katanya, Jumat (9/11).

Baca: Keistimewaan Bulan Rabiul Awal, Bulan Maulid yang Penuh Berkah

Baca: 25 Ucapan Selamat Hari Pahlawan Untuk Teman dan Keluarga Bisa Dibagikan di Facebook, Twitter

Baca: BKN Umumkan Informasi Baru Kebijakan Passing Grade Buat Peserta Bisa Lolos Tes SKD Adalah Hoax

Dia menjelaskan, pihaknya akan memintai keterangan saksi ahli bahasa minimal tiga orang.

Lanjut Sofyan, saat keduanya bersalaman, terlapor mengucapkan kalimat yang menurut H Jani adalah pengancaman, yakni "Selamat Nanti Ketemuan'.

Menurutnya, dalam menuntuaskan laporan tersebut terlebih dulu melihat banyak unus dan mengaitkan dengan benang merahnya.
Pengucapannya setelah kejadian apa, maka pihaknya menunggu keterangan dari ahli.

Sedangkan terkait kalimat bernada ancaman melalui handphone, pihaknya bersama dengan Tim IT sudah melakukan gelar perkara dan hingga sekarang masih melacak nomor tersebut.

Sofyan optimistis pihaknya bisa menangkap pelaku.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved