Berita Tanahlaut

Sering Dikunjungi Peziarah, Makam Datu Timang di Jorong Justru Tanpa Pelang Nama

Obyek wisata religi Datu Timang di Jalan Datu Timang, Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, menjadi pilihan tujuan peziarah keliling.

Sering Dikunjungi Peziarah, Makam Datu Timang di Jorong Justru Tanpa Pelang Nama
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Seorang peziarah di makam Datu Timang di Kecamatan Jorong, Jumat (9/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Obyek wisata religi Datu Timang di Jalan Datu Timang, Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, menjadi pilihan tujuan peziarah keliling.

Anehnya, peziarah yang berkunjung lebih dominan warga dari luar Kecamatan Jorong. Warga Pelaihari hanya sebagian yang berziarah.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, Datu Timang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang memberi nama Jorong.

Jaraknya makam keramat itu dari Kantor Kecamatan Jorong dan Kantor Desa Jorong hanya berjarak sekitar 300 meter. Jika dari Pelaihari berjarak sekitar 40 kilometer.

Baca: 6 Fakta Gempa Bumi di Mamasa Sulbar Sepekan Terakhir, Warga Mengungsi Hingga Pasien RS Panik

Baca: Kisah Peserta CPNS 2018 yang Menangis Tersedu-sedu Saat Nilai Passing Grade Kurang 2 Poin

Baca: Passing Grade CPNS 2018 Diturunkan Supaya Peserta Lolos? Ini Jawaban Kemenpan RB & BKN

Makam Datu Timang itu letaknya berdekatan dengan Masjid Nurul Huda dan SDN Jorong 2 dan lingkungan padat penduduk serta pasar lama Jorong.

Sayangnya, plang nama Datu Timang belum terpasang di pintu gerbang yang sepertinya baru dibangun dan dipercantik.

Camat Jorong, Zainal Abidin dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, mengatakan pintu gerbang menuju makam dipugar sehingga namanya belum terpasang.

Baca: Reaksi Yusril Ihza Soal Tudingan Dapat Jabatan Usai Merapat ke Jokowi- Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Istilah Politik Genderuwo Ala Jokowi Jelang Pilpres 2019 Ditujukan ke Prabowo? Ini Penjelasannya

Menurut Zainal Abidin, keberadaan makam itu kerap dikunjungi peziarah. Hanya saja tidak setiap pekan. Dalam sebulan ada saja yang berkunjung.

"Makam itu kerap dikunjungi peziarah. Plang namanya belum dipasang karena pintu gerbang itu baru selesai dibangun," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved