CPNS 2018

Isi Rapat BKN dan KemenPAN RB Bahas Peserta Tak Lolos Passing Grade di Tes SKD Seleksi CPNS 2018

Isi Rapat BKN dan KemenPAN RB Bahas Peserta Tak Lolos Passing Grade di Tes SKD Seleksi CPNS 2018

Isi Rapat BKN dan KemenPAN RB Bahas Peserta Tak Lolos Passing Grade di Tes SKD Seleksi CPNS 2018
Tribun Style
Info terbaru CPNS 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyaknya peserta tak lolos tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di tahapan seleksi CPNS 2018 yang sebelumnya dipusatkan pendaftarannya via sscn.bkn.go.id membuat Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN RB mengambil langkah.

Dikutip wartakota, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, saat ini masih membahas terkait peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tak lolos di tes SKD bersama dengan KemenPAN RB.

BKN pun mengaku banyak menerima keluhan dari peserta yang menilai Passing Grade terlalu tinggi.

Pasalnya peserta harus melampaui tiga nilai ambang batas yakni 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU) dan 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Baca: Ustadz Abdul Somad Tegaskan Tak Akan Hadir di Acara Jika Ada Jokowi-Maruf Amin Prabowo Sandiaga Uno

Baca: Panpelnas Keluarkan Aturan Baru Bagi Peserta Seleksi CPNS 2018 Tak Penuhi Passing Grade di Tes SKD

Baca: BKN Beri Kisi-kisi Tes SKB CPNS 2018, Cek Linknya & Pelajari Setelah Lolos Tes SKD

Baca: 2 Opsi Kemenpan-RB Soal Banyaknya Peserta CPNS 2018 yang Tak Lolos SKD karena Passing Grade

Baca: Kebijakan Baru Imbas Banyak Peserta Tak Lolos Passing Grade Tes SKD CPNS 2018 Dibahas Panselnas

Baca: BKN Umumkan Kekosongan Jabatan Capai 90 Persen Akibat Rendahnya Peserta Lulus SKD Seleksi CPNS 2018

Baca: Marak Air Rebusan Pembalut Buat Mabuk Remaja Jawa Tengah, Ini Kandungannya

Baca: Kemenkumham Berlakukan Ini Bagi Peserta Tak Penuhi Passing Grade Tes SKD Seleksi CPNS 2018

Baca: Cara Peserta Tak Memenuhi Passing Grade di Tes SKD Bisa Lulus di Seleksi CPNS 2018

Namun pada tahun 2018 ini, peserta banyak yang gagal di TKP dengan artian tidak mencapai nilai minimal.

Oleh karena itu BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN- RB) menggelar rapat Panselnas untuk menentukan nasib peserta yang gagal di TKP.

"Nah itu yang sedang didiskusikan dan gak bisa sekali dong. Itu dari Selasa minggu lalu kita rapat dengar masukan-masukan. Bahkan sampai malam minggu kemarin kita masih rapat," ujar Ridwan di BKN Pusat, Cawang Jakarta Timur, Senin (12/11/2018).

Sejumlah pelamar CPNS di Kantor Kemenag Kalteng saat  memantau hasil tes CPNS.
Sejumlah pelamar CPNS di Kantor Kemenag Kalteng saat memantau hasil tes CPNS. (tribunkalteng.co/fathurahman)

Sebab peserta yang telah lolos hingga saat ini baru sekitar 30 persen yakni 84 ribu dari jumlah yang dibutuhkan 283.015 orang yang akan ditempatkan di instansi pusat dan daerah.

"Hari ini juga ada rapat lagi, tapi belum tau final atau tidak. Semua opsi dibicarakan," kata Ridwan.

Ia mengungkapkan semua opsi masih dipertimbangkan seperti penurunan passing grade, penurunan 10 point, penilaian dari tes TIU yang tinggi hingga pertimbangan afirmasi.

"Opsinya banyak, ada yang minta penurunan 10 point, penurunan passing grade, seberapa turunnya juga masih jadi opsi, gimana nilai TIU yang (tinggi) nah itu juga jadi opsi, gimana dengan afirmasi itu juga jadi opsi, itu semua masih opsi," katanya.

"Semua sedang dibicarakan lagi saat ini. Saya gak mau bilang ada harapan. Sudahlah, kalau rezeki enggak kemana, Gusti Allah mboten sare, Tuhan gak tidur," tambah Ridwan.

Baca: Respons MUI Atas Rencana Kemenag Ganti Buku Nikah dengan Kartu Nikah yang Fungsinya Seperti ATM

Baca: Menikahi Pangeran Solo, Presenter Cantik Ini Bagi Pengalamannya Selama 6 Tahun Arungi Rumah Tangga

Suasana sebelum seleksi CPNS di HSS.
Suasana sebelum seleksi CPNS di HSS. (Foto BKD Diklat HSS.)

Ia berharap Panselnas segera menemui titilk terang sebelum 18 November 2018 untuk memastikan siapa saja yang berhak mengikuti tes selanjutnya yakni Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada 23 - 28 November 2018 mendatang.

"Artinya mau dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018 atau Permenpan yang (baru) bakal ada nanti, harus ditetapkan sebelum tanggal 18," kata Ridwan. (M16)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BKN dan MenPAN-RB Bicarakan Nasib CPNS yang Tak Lolos TKP

Editor: Restudia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved