Berita Nasional

KUA Kota Bekasi Siap Ganti Buku Nikah dengan Kartu Nikah Sesuai Rencana Kemenag

KUA Kota Bekasi Siap Ganti Buku Nikah dengan Kartu Nikah Sesuai Rencana Kemenag

KUA Kota Bekasi Siap Ganti Buku Nikah dengan Kartu Nikah Sesuai Rencana Kemenag
tribunjabar.com
Buku nikah digantikan kartu nikah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan kartu nikah seperti ATM sebagai tanda bukti pernikahan menggantikan buku nikah akan dimulai di kota besar, seperti di Kota Bekasi.

Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan pembinaan Syariah Kankemenag Kota Bekasi, Mulyono Hilman Hakim, mengatakan, Kota Bekasi menjadi salah satu proyek percontohan untuk penggantian buku nikah menjadi berbentuk kartu nikah seperti kartu ATM.

"Jadi di kota atau kabupaten Jawa Barat ada lima wilayah. Salah satunya kami," kata Mulyono saat dikonfirmasi, Senin (12/11/2018) terkait penggantian buku nikah menjadi kartu nikah.

Mulyono mengatakan, pihaknya telah menerima 12 printer untuk mencetak kartu nikah sejak bulan lalu. Printer itu akan disebar ke 12 Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan.

Baca: Respons MUI Atas Rencana Kemenag Ganti Buku Nikah dengan Kartu Nikah yang Fungsinya Seperti ATM

Baca: Nikah Tak Lagi dapat Buku Nikah, Tapi Diganti Kartu Nikah, Ini Alasan Kementerian Agama

Untuk pelaksanaannya, kata Mulyono, pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Agama pusat maupun Jawa Barat.

"Teknis pelaksanaan program kartu nikah ini tunggu arahan. Kalau hasil rapat terakhir mulai berjalan 2019 nanti. Kemungkinan triwulan pertama atau kedua program itu baru dijalankan," katanya.

Mulyono mengatakan, kehadiran kartu nikah memudahkan pasangan suami istri saat ingin berpergian, baik itu saat menginap di hotel maupun homestay.

"Jadi selama ini ribet bawa buku nikah terlalu besar ukurannya. Suka lupa dibawa juga kalau berpergian. Kalau sudah dengan kartu buku nikah itu bisa dibawa ke dalam dompet, lebih mudah," katanya.

Buku nikah digantikan kartu nikah
Buku nikah digantikan kartu nikah (tribunjabar.com)

Kartu nikah itu, kata Mulyono, sejatinya tidak menghilangkan fungsi dari buku nikah yang selama ini sudah ada. Karena nanti di kartu itu ada barcode, di dalamnya terdapat data pasangan suami isteri, semua terhubung dengan SIMKA (Sistem Aplikasi Manajemen Nikah).

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengklaim, pengganti buku nikah tersebut akan lebih praktis saat dibawa ke mana saja.

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved