B Focus Urban Life

Lalu Lintas di Banjarmasin Semakin Padat, Pemerintah Berencana Kanalisasi, Pengendara Sarankan ini

Rupanya hal tersebut membuat pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya Dinas Perhubungan berencana mengatur lajur jalan raya di wilayah kota

Lalu Lintas di Banjarmasin Semakin Padat, Pemerintah Berencana Kanalisasi, Pengendara Sarankan ini
BPost Cetak
B Focus 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepadatan arus lalu lintas di Kota Banjarmasin semakin tinggi.

Rupanya hal tersebut membuat pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya Dinas Perhubungan berencana mengatur lajur jalan raya di wilayah kota Seribu Sungai.

Dinas Perhubungan berencana menerapkan kanalisasi jalan.

Tentunya hal itu disikapi beragam kalangan pengendara.

Namun umumnya, sebagian warga mendukung program itu asal diimbangi pembenahan dan perbaikan infrastruktur.

"Termasuk marka jalan atau rambu-rambu lalu lintasnya juga mesti dibenahi," cetus Wardian Asrupi, warga Pengambangan, Banjarmasin, Minggu (11/11).

Baca: Reaksi Jerinx SID Soal Klarifikasi Via Vallen tentang Cover Lagu Sunset di Tanah Anarki

Baca: 4 Fakta Terbaliknya Wahana Bianglala di Pasar Malam Sekaten Yogyakarta, Mulai Korban Hingga Petugas

Baca: Robby Purba dan Roy Kiyoshi Disebut Paranormal Mbak You Sudah Akur Tapi Masih Ada Ganjalan?

Baca: Ada di Google Doodle, Ini Deretan Ucapan Selamat Hari Ayah Nasional 2018 dalam Bahasa Inggris

Pengusaha swasta itu mengakui kanalisasi adalah tuntutan tak terhindarkan di kota-kota besar.

Pasalnya, tanpa pemilahan lajur berkendara, pengendara berpotensi bergerak tak terkendali yang berimplikasi pada pelambatan arus lalu lintas, bahkan hingga terjadinya kemacetan.

Namun menurutnya, institusi teknis terkait juga harus menyiapkan, membenahi, dan melengkapi infrastruktur dan sarana dan prasarana pendukungnya.

Contoh paling sederhana adalah marka jalan.

"Ketika kanalisasi diterapkan, tentu di badan jalan harus ada marka yang jelas sebagai panduan bagi para pengendara.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved