Pelacuran Ria Begau dan Pembatuan

Mengaku Asal Pontianak, Wanita ini Diajak Teman ke Pembatuan dan Melacurkan Diri

Warga di sekitar lokalisasi berinisial RR mengaku sudah terbiasa dengan aktivitas di lokalisasi.

Mengaku Asal Pontianak, Wanita ini Diajak Teman ke Pembatuan dan Melacurkan Diri
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (12/11/2018)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga di sekitar lokalisasi berinisial RR mengaku sudah terbiasa dengan aktivitas di lokalisasi.

"Saya heran juga. Padahal mereka sudah diberi duit lima juta rupiah oleh pemerintah. Hampir sebagian ya ada yang kembali. Sebagian ada yang takut dan istrahat,” ujarnya.

Salah satu pelacur, Eka, mengaku asal Pontianak.

“Saya sudah satu bulan di sini. Saya tahu tempat ini dari teman, karena diajak teman,” ujarnya.

Eka mengaku dia menjadi pelacur karena ingin mengongkosi anak.

Baca: Pria itu Menawar Rp 150 Ribu, Wanita Berpakaian Ketat Menjawab Rp 200 Ribu, Langsung ke Dalam

Baca: Robby Purba dan Roy Kiyoshi Disebut Paranormal Mbak You Sudah Akur Tapi Masih Ada Ganjalan?

Baca: Ada di Google Doodle, Ini Deretan Ucapan Selamat Hari Ayah Nasional 2018 dalam Bahasa Inggris

Baca: Tindakan Kemenpan-RB pada Peserta CPNS 2018 yang Gugur Massal di Tes SKD CPNS 2018

"Cerai dan punya anak satu. Ya kerja ginian buat biaya anak," ujarnya.

Eka mengaku dia sengaja menyewa kamar di tempat tersebut.

Biaya sewanya Rp 40 ribu per hari.

"Kalau tarifnya Rp 150.000, ya Rp 40 ribunya dikumpul. Nanti kalau sebulan dibayarkan ke pemilik rumah," kata pemilik rambut pajang menjutai ini.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved