Berita Internasional

Presiden Perancis Emmanuel Macron Sindir Donald Trump, Gara-gara Kicauan di Media Sosial

Macron mengatakannya setelah Trump melontarkan kritikan mengenai niat Macron untuk membentuk pasukan gabungan Benua Eropa.

Presiden Perancis Emmanuel Macron Sindir Donald Trump, Gara-gara Kicauan di Media Sosial
AFP/Ludovic Marin
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, tiba bersama istrinya, Ibu Negara Pertama AS Melania Trump untuk menghadiri upacara di Arc de Triomphe di Paris, Minggu (11/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Perancis Emmanuel Macron secara tidak langsung melontarkan sindiran kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Macron mengatakannya setelah Trump melontarkan kritikan mengenai niat Macron untuk membentuk pasukan gabungan Benua Eropa.

Dalam wawancara dengan jurnalis CNN Fareed Zakaria, Macron sempat mendapat pertanyaan mengenai kicauan yang dibuat Trump di Twitter itu.

Mantan Menteri Ekonomi, Industri, dan Bidang Digital periode 2014-2016 itu menuturkan dia dan Trump telah menjalin diskusi yang bagus.

Zakaria melanjutkan pertanyaannya apakah berarti twit presiden berusia 72 tahun itu kesalahan, dengan tersenyum Macron berujar dia tak memerintahkan adanya kicauan tersebut.

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ayah Nasional, Cocok Dibagikan ke IG, Facebook, WhastApp

"Saya lebih suka berdiskusi secara langsung daripada harus berdiplomasi menggunakan Twitter," kata presiden yang berkuasa sejak 2017 itu.

Namun, Macron menegaskan Trump melontarkan kicauan itu demi masa depan Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Dalam kicauannya, Trump menyebut keinginan Macron membentuk pasukan gabungan Eropa sungguh sangat keterlaluan dan membuatnya gusar.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming TVOne Madura FC vs PSS Sleman Liga 2 2018 Jam 15.30 WIB

"Mungkin Eropa bisa mulai membayar lebih banyak biaya NATO yang selama ini ditanggung AS," kata presiden ke-45 dalam sejarah AS itu.

Sebelumnya ketika diwawancarai radio Europe 1, Macron menyerukan agar dibentuk sebuah tentara Eropa "yang sejati" untuk menangkal ancaman dari Rusia, China, bahkan AS.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved