Berita Kalteng

Saat Upacara Bendera di Sekolah, Polisi Sosialisasi Waspada Berita Hoax

Upaya memerangi berita hoax yang makin marak jelang Pileg dan Pilpres tahun 2019, sehingga sosialisasi anti berita hoax

Saat Upacara Bendera di Sekolah, Polisi Sosialisasi Waspada Berita Hoax
Istimewa Polda Kalteng)
Polisi saat memberikan pencerahan kepada pelajar tentang berita di media sosial agar tidak ikut menyebarkan berita hoax 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKALANBUN - Upaya memerangi berita hoax yang makin marak jelang Pileg dan Pilpres tahun 2019, sehingga sosialisasi anti berita hoax terus dilakukan aparat kepolisian yang langsung datang ke sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah.

Bahkan, Kasatlantas Resort Kotawaringin Barat, AKP Marshono melalui Ipda Wiyoto HS, Senin (12/11/2018) pagi menjadi Inspektur Upacara di SMPN 2 Arut Selatan, Pangkalanbun, Kobar, yang terletak di Jalan Pasanah.

Saat memberikan amanat, dalam apel di hadapan siswa, dia mengatakan, peran serta generasi muda didalam pembangunan bangsa sangatlah besar

Dia mengingatkan pelajar agar selalu berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara.

Baca: Turut Soroti Masalah Via Vallen dan Jerinx SID, Anji Manji: Jadi Keluar Konteks

Baca: Respons BKN Saat Diminta Turunkan Passing Grade Tes SKD CPNS 2018, Malah Lempar ke Sini

Baca: Jamal Khasogi Dicekik Pakai Kantong Plastik, Ini Kata-kata Terakhirnya Sesaat Sebelum Tewas

Baca: Reaksi Ahmad Dhani Saat Ditanya Deddy Corbuzier, Pilih Al Ghazali atau Shafeea, Nyaris Nangis!

Dijelaskannya, NKRI ada beragam bahasa dan bermacam suku bangsa diharapkan para pelajar hati-hati dalam mencerna informasi yang berkembang di masyarakat, terutama yang berbau provokasi dan adu domba.

“Tidak semua informasi yang disebarluaskan benar, karena tidak sedikit bertujuan untuk memecah belah bangsa sehingga kita sebagai generasi harus bersatu padu demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Sementara, Kanitdikyasa Aiptu Eko Julianto menambahkan, pelajar sebagai pengguna media sosial diharapkan bijak dalam menshare berita, terutama berita yang bersifat fitnah dan memecah belah." Upayakan informasi yang beredar disaring sebelum sharing, agar tidaj ikut menyebarkan berita hoax,” imbuhnya.

www.banjarmasinpost.co.id/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved