CPNS 2018

BKN : Kebijakan Baru untuk Tes CPNS 2018 Pasca Peserta Banyak Tak Lolos Passing Grade

Tingginya nilai ambang batas atau passing grade membuat tingkat kelulusan peserta calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 rendah

BKN : Kebijakan Baru untuk Tes CPNS 2018 Pasca Peserta Banyak Tak Lolos Passing Grade
Tribun Style
Info terbaru CPNS 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tingginya nilai ambang batas atau passing grade membuat tingkat kelulusan peserta calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 dalam tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) sangat rendah.

Dari data sementara yang diterima Badan Kepegawaian Negara (BKN) per Jumat (9/11/2018) siang, diketahui masih banyak formasi jabatan yang belum terisi baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.  Kebijakan Baru untuk Tes CPNS 2018 Pasca Peserta Banyak Tak Lolos Passing Grade

Artinya, hanya sedikit peserta CPNS 2018 yang memenuhi passing grade atau ambang batas kelulusan untuk maju ke tahap seleksi selanjutnya atau seleksi kompetensi bidang (SKB). Kebijakan Baru untuk Tes CPNS 2018 Pasca Peserta Banyak Tak Lolos Passing Grade

Dengan demikian, jumlah peserta CPNS 2018 yang lolos ke tahap selanjutnya masih belum memenuhi jumlah PNS yang dibutuhkan pemerintah pada tahap SKB.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2018, Gavin Kwan Dimainkan Pelatih

Baca: Penjelasan Jacksen F Tiago Usai Barito Putera Kalah di Kandang Sriwijaya FC Liga 1 2018

Baca: Syahrini Kabarnya Didekati Reino Barack, Luna Maya : Saya yang Kenalin Mereka

Baca: Jadwal Hong Kong Open 2018 Selasa (13/11), Marcus/Kevin, Jonatan Cristie, Ginting, Owi Main

"Berdasarkan data yang masuk, kondisi sekarang sangat mengkhawatirkan karena tingkat kelulusan yang diharapkan atau orang-orang yang memenuhi passing grade sangat rendah sekali," ujar Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Iwan Hermanto menuturkan bahwa saat memberikan keterangan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Jakarta, Senin (12/11/2018).

CPNS 2018 Passing Grade
CPNS 2018 Passing Grade ((instagram/bkngoidofficial))

Berdasarkan simulasi atas 60 persen data sementara dari total jumlah peserta CPNS, persentase kekosongan jabatan untuk pemerintahan daerah paling tinggi berada di wilayah timur Indonesia, yakni 90,59 persen.

Sementara untuk wilayah Indonesia tengah, persentase kekosongan formasi jabatan untuk pemerintah daerah mencapai 72,69 persen.

Untuk wilayah barat, persentase kekosongan jabatan berada di angka 58,47 persen.

Baca: Respons Kubu Jokowi-KH Maruf Amin Usai Partai Demokrat Bebaskan Pilihan Kadernya di Pilpres 2019

Baca: Daftar Nama Peraih 3 Besar Ballon dor 2018 Bocor, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi?

Baca: Daftar Nama Peraih 3 Besar Ballon dor 2018 Bocor, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi?

Sedangkan untuk di tingkat pemerintah pusat atau kementerian/lembaga, persentase kekosongan formasi jabatan hanya 12,90 persen.

"Tapi alhamdulilah, kalau untuk kementerian/lembaga di pusat kurang lebih 12,9 atau 13 persen. Ini angka yang baru masuk di kami," kata Iwan.

Jadwal tes CPNS 2018 di Kemenkumham
Jadwal tes CPNS 2018 di Kemenkumham (grid.ID)

Berangkat dari simulasi data sementara tersebut, lanjut Iwan, panitia seleksi nasional (panselnas) harus segera membuat kebijakan untuk menanggulangi masalah rendahnya tingkat kelulusan CPNS 2018.

Pasalnya, para peserta harus menghadapi seleksi kompetensi bidang (SKB) setelah SKD. Namun ia menegaskan, kebijakan yang akan diaambil nantinya jangan sampai mengorbankan kualitas para peserta yang lolos tes CPNS.

Baca: Prediksi Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2018, Bima Sakti Jaga Emosi Pemain Indonesia

"Dari sinilah kami sampaikan kepada panselnas untuk segera mengambil suatu kebijakan, yang tentunya jangan sampai rekruitmen itu melemahkan atau menurunkan kualitas pelayanan kepada publik," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BKN: Tingkat Kelulusan Peserta CPNS dalam Tahap SKD Sangat Rendah"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved