Kriminalitas Balangan

Lelaki ini Tebang dan Curi Kayu di Kebun Milik Warga Desa Panggung

Tindak pidana pencurian dengan pemberatan berhasil diungkap Polsek Paringin dan Unit Buser Polres Balangan, Senin (12/11/2018).

Lelaki ini Tebang dan Curi Kayu di Kebun Milik Warga Desa Panggung
Foto humas polres balangan
barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Tindak pidana pencurian dengan pemberatan berhasil diungkap Polsek Paringin dan Unit Buser Polres Balangan, Senin (12/11/2018).

Informasi didapatkan banjarmasinpost.co.id, Selasa (13/11/2018) bahwa pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan korban Saidillah (53) pada tanggal 08 November 2018.

Menyikapi laporan warganya, petugas langsung melakukan penyelidikan di lapangan dan didapatkan titik terang bahwa terduga pelaku yaitu FR (30) warga Desa Mantimin Kecamatan Batumandi.

Terduga pelaku langsung ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Mantimin dan langsung dibawa ke Polsek Paringin guna proses hukum lebih lanjut.

Baca: Ini Penyebab Ayu Ting Ting Menangi Kategori Kontroversi Tersilet Silet Award 2018

Baca: Mantan Istri Nassar, Muzdalifah Akan Nikahi Brondong 25 Tahun? Perbedaan Usia Capai 15 Tahun

Baca: Stan Lee Meninggal Dunia, Berikut Daftar Film Marvel yang Memuatnya Sebagai Cameo

Baca: Penjelasan Resmi Amnesty International Soal Pencabutan Gelar Aung San Suu Kyi

Mewakili Kapolres, Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku pencurian tersebut.

Dijelaskannya, permasalahan berawal dari kabar melalui telepon oleh saksi Hermansyah yang memberitahukan bahwa kayu di hutan milik korban ditebangi orang.

Kronologis pencurian kayu hutan tersebut pun dibeberkan saksi kepada korban pada Rabu (16/5/2018) lalu.

"Saksi melihat langsung aksi penebangan pohon yang dilakukan oleh FR bersama anak buahnya yang tidak diketahui namanya, kemudian saksi bertanya kepada FR "siapa yang menyuruh menebang pohon ini?", lalu di jawab " saudara D***L yang menyuruh menebang," jelas Kapolsek.

Setelah mendengar kabar tersebut pelapor pulang ke kampung halamannya di Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan, untuk melakukan pengecekan di hutan miliknya.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh pelapor di hutan tersebut, ditemukan kurang lebih 102 tunggul pohon dengan berbagai macam jenis pohon diantaranya, pohon sintuk, sungkai, halaban, mampat, keminting rantau, tarap undang dan lain - lain sudah di tebangi orang.

Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian di taksir sekitar Rp. 51.000.000,- (lima puluh satu juta rupiah) dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paringin untuk di tindak lanjuti.

"Saat ini kami masih memeriksa terduga pelaku FR, nanti dari hasil riksa apabila mengarah pelaku lainnya, akan dilakukan tindakan penangkapan," pungkas

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved