Ekonomi dan Bisnis

Rasio Free Float Segera Jadi Bobot Penilaian Saham LQ45 dan IDX30, Begini Manfaatnya

Meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia terhadap investor, Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana masukkan free float sebagai bobot

Rasio Free Float Segera Jadi Bobot Penilaian Saham LQ45 dan IDX30, Begini Manfaatnya
FOTO idx
IDX berencana mulai terapkan Free Float Adjusted Index Pebruari 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia terhadap investor, Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana masukkan free float sebagai bobot penilaian seleksi saham untuk dimasukkan dalam indeks acuan.

Penambahan bobot penilaian ini akan dilakukan melalui kebijakan Free Float Adjusted Index oleh BEI yang direncanakan akan diterapkan pada Bulan Pebruari 2019.

Free float merupakan nilai saham dari suatu emiten yang beredar dimasyarakat diluar saham pengendali.

Selama ini seleksi saham-saham yang dimasukkan ke indeks acuan seperti LQ45 dan IDX30 dilihat dari nilai kapitalisasi, performa dan likuiditas saham serta faktor fundamental.

Baca: Ribut soal Sunset di Tanah Anarki, Personel SID Malah Nyanyi Lagu Sayang Milik Via Vallen

Baca: 2 Opsi Kemenpan-RB Soal Banyaknya Peserta CPNS 2018 yang Tak Lolos SKD karena Passing Grade

Baca: Video Stan Lee Jadi Kameo di Film dan Serial TV Karakter Komik Marvel, Adegan Mana Favoritmu?

Baca: Mantan Istri Nassar, Muzdalifah Akan Nikahi Brondong 25 Tahun? Perbedaan Usia Capai 15 Tahun

Menurut Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Selatan, Yuniar, penerapan bobot penilaian free float memacu emiten untuk tingkatkan rasio free float sahamnya jika ingin masuk ke indeks acuan yang ditetapkan BEI.

"Jadi penilaian nantinya pertimbangkan bobot free float. Selama ini saham-saham di LQ45 dan IDX30 memang kapitalisasi besar dan performa baik, tapi belum tentu saham yang beredar banyak," kata Yuniar.

Selama ini, BEI sudah mengatur rasio free float bagi para emiten sejak Tahun 2014. Dimana saham dengan nilai ekuitas kurang dari Rp 500 miliar, minimal rasio saham free float ditetapkan 300 juta saham.

Sedangkan untuk emiten dengan ekuitas Rp 500 miliar sampai Rp 2 triliun sebelum IPO, rasio saham free float diatur minimal 15 persen dan 10 persen untuk emiten dengan nilai ekuitasnya diatas Rp 2 triliun.

Namun dengan penerapan Free Float Adjusted Index nantinya ada beberapa manfaat diantaranya memberikan gambaran riil nilai saham yang dapat diperoleh investor dengan mengecualikan nilai saham yang dimiliki pemegang saham pengendali.

Selain itu juga meningkatkan efisiensi portofolio dengan berkurangnya bobot saham-saham dengan free float rendah.

"Kebijakan ini juga merupakan kebijakan yang sama diterapkan di berbagai bursa terkemuka lainnya di dunia termasuk di Amerika, Jepang, Eropa, Singapura dan yang lainnya," kata Yuniar.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved