Pilpres 2019

90 Ulama & Anak Cucu Pendiri NU Desak PBNU Karena Jokowi Comot KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019

Jelang Pilpres 2019, sebanyak 90 ulama dan anak cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) menggelar halaqah (pertemuan) di kediaman KH Hasib Wahab Chasbullah

90 Ulama & Anak Cucu Pendiri NU Desak PBNU Karena Jokowi Comot KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019
pmiijepara.com
KH Makruf Amin Gantikan Din Syamsuddin Pimpin MUI 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Jelang Pilpres 2019, sebanyak 90 ulama dan anak cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) menggelar halaqah (pertemuan) di kediaman KH Hasib Wahab Chasbullah.

Silaturahmi dan pertemuan kedua Jelang Pilpres 2019 tersebut digelar di Ponpes Chasbullah Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (14/11/2018).

Hasil dari pertemuan tersebut, para ulama sepakat menjadikan Komite Khittah Nahdlatul Oelama (NO), sebagai wadah berkumpulnya para ulama dan keturunan pendiri NU.

Selain itu peserta juga sepakat menyerukan agar PBNU menggelar Muktamar Luar Biasa (MLB) NU jelang Pilpres 2019.

Baca: Daftar 5 Ulama dan Tokoh Agama yang Paling Didengar, Ustadz Abdul Somad Hingga Habib Rizieq

Baca: 3 Permintaan Maaf Prabowo-Sandiaga Uno yang Disoal kubu Jokowi-Maruf Amin Jelang Pilpres 2019

Baca: Pengakuan Sandiaga Uno Soal Kekurangan Dana dan Pilih Paket Hemat untuk Kampanye Pilpres 2019

Komite Khittah dipimpin Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang KH Salahuddin Wahid (Gus Solah). Adik kandung Gus Dur itu akan dibantu KH Hasib Wahab, Dr Nasikhin Hasan, Prof Ahmad Zahroh, Gus Fahmi Hadzik, KH Hasyim Karim dan KH Agus Solahul Aam Wahib.

Pembentukan Komite Khittoh NO ini, lanjut Cak Anam (panggilan akrab Choirul Anam, akan dimintakan restu dan doa ke para ulama sepuh NU.

Terutama ke Kiai Maimun Zubair Rembang Jawa Tengah, Kiai Tholhah Hasan dan Kiai Mustofa Bisri.

Pertemuan 90 ulama dan keturunan pendiri NU
Pertemuan 90 ulama dan keturunan pendiri NU (SURYA.co.id/Sutono)

Komite ini, tegas Cak Anam, targetnya melaksanakan khittah NU. Karena selama ini, merasa tidak diberi contoh pelaksanaannya oleh para petinggi di Pengurus Besar (PB) NU.

"Contohnya dalam anggaran dasar NU, Rais Aam PBNU tidak boleh mencalonkan diri dan dicalonkan dalam jabatan politik apapun. Tapi ini tidak berlaku bagi Kiai Ma'ruf Amin," kata Cak Anam usai halaqah.

Baca: Mulan Jameela Bongkar Sifat Ahmad Dhani yang Suka Selingkuh, Sebut Body Hingga Hati

Baca: Fox Sport Asia Umumkan 11 Nama Pemain Terbaik Piala AFF 2018, Ada 2 Wakil Timnas Indonesia

Baca: Jadwal & Link Live Streaming PSM Makassar vs Persija Jakarta Liga 1 2018, Penentuan Juara Liga

Dijelaskan, dalam anggaran dasar NU, jabatan Rais Aam PBNU hanya boleh digantikan oleh wakilnya jika berhalangan tetap.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved