Berita Kabupaten Banjar

Aspal di Jalan Gubernur Syarkawi Menyempit, Pengendara Harapkan Ini

Di beberapa tempat, badan jalan poros lingkar utara yang menghubungkan Jalan A Yani Kilometer 17

Aspal di Jalan Gubernur Syarkawi Menyempit, Pengendara Harapkan Ini
Idda Royani
Inilah area penampang lapisam aspal yang menyempit di titik kilometer 2 Jalan Gubernur Syarkawi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ruas Jalan Gubernur Syarkawi di wilayah Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, belum sepenuhnya nyaman dan lapang bagi kalangam pengendara.

Di beberapa tempat, badan jalan poros lingkar utara yang menghubungkan Jalan A Yani Kilometer 17 ke Handil Bhakti (Kabupaten Baritokuala) arah ke Kota Kapuas (Kalteng) tersebut masih bergelombang dan berlubang.

Bentang penampang jalan beraspal setempat juga masih menyempit. Mulai dari area muara (bundaran Tugu Pal 17) atau titik 0 kilometer hingga sekitar kilometer 2, cukup lebar sekitar 20 meter.

Baca: UIN Antasari Gelar Konferensi Internasional, Bahas Islam Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam

Setelahnya, luas penampang aspalnya menyempit hanya sekitar delapan meter. Hal itu kadang dikeluhkan pengendara karena tak ada marka atau rambu yang menginformasikan penyempitan tersebut tersebut.

Baca: Baim Wong & Paula Verhoeven Ditantang Raffi Ahmad & Nagita Slavina Membangunkan Rafathar Tidur

"Terutama kalau malam kan jalan di situ gelap. Kadang bikin kaget dan membuyarkan konsentrasi karena mendadak jalan menyempit kalau pas berkendara dari arah tugu," ucap Romansyah, warga Loktabatz Banjarbaru, Kamis (15/11/2018).

Ia mengaku sering melintasi jalan tersebut karena dirinya punya lahan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi. Ia berharap pemerintah melebarkan aspal di jalan setempat.

Setidaknya memasang marka agar di titik penampang aspal yang menyempit sehingga dari kejauhan pengendara mengetahuinya. Dengan begitu bisa memposisikan kendaraan secara tepat.

"Bagi pengendara yang jarang lewat ketika bergerak dari arah bundaran pasti kaget dan bisa mengerem secara mendadak ketika tiba di titik penyempitan aspal. Itu bahaya juga loh, apalagi kalau malam," sebutnya.

(banjarmasinpoat.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved