Berita Kabupaten Banjar

BNPT Minta Babinsa dan Babinkamtibmas Bantu Cegah Paham Radikal di Desa

Pejabat BNPT Pusat Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat, Andi Intang Dulung membuka secara langsung acara dialog pencegahan terorisme.

BNPT Minta Babinsa dan Babinkamtibmas Bantu Cegah Paham Radikal di Desa
HO/Humas Kodim
Dandim 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil foto bersama pengurus BNPT Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Pejabat BNPT Pusat Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat, Andi Intang Dulung membuka secara langsung acara dialog pencegahan terorisme bagi aparatur Kelurahan dan desa pada Kamis ( 15/11) di Ballroom Q Daffam Banjarbaru.

Dia mengungkapkan, pencegahan dan pemberantasan terorisme bukan hanya tugas Pemerintah BNPT, TNI dan Polri saja, namun Babinsa dan Babinkamtibmas serta kepala desa dan masyarakat juga harus membantu mempunyai tugas dan rasa tanggungjawabnya dalam menjaga mencegah adanya paham radikalisme timbul di lingkungan sosial masyarakat.

“Kami silaturahmi di sini dalam rangka ini, yaitu memikirkan bagaimana bersatu bagaimana bangsa ini baik sinergis dan terhindar dari adanya konflik yang memicu terjadinya perpecahan, apalagi sekarang tahun politik lebih mudah terjadi,” katanya.

Baca: Bocoran BKN Soal Peserta Pengisi Formasi Kosong Imbas Banyaknya Tak Lulus SKD CPNS 2018

Baca: Live Streaming RCTI & Jadwal Timnas Thailand vs Indonesia di Piala AFF 2018, Beto Khawatir!

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan selatan, Noorcholis Majid mengatakan, pihaknya bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga mengundang Para Perwira TNI dan Polri, Danramil dan Kapolsek, Camat serta Babinsa, Babinkamtibnas, aparat kepala desa dalam pertemuan adalah mempunyai satu tujuan digelar guna penguatan aparatur kelurahan dan desa dalam pencegahan terorisme dengan tema Sinergi Dalam Mencegah Radikalisme.

Dirinya menekankan agar perangkat terbawah di desa yang dekat dengan masyarakat bisa memainkan peran menangkal dan sekaligus mengisolir bahaya-bahaya terorisme.

“Berharap kepada warga dan masyarakat jika ada gerak-gerik yang mencurigakan baik langsung atau pun tidak langsung di desa terkait adanya paham radikalisme agar sekiranya dapat sesegera mungkin melaporkan melalui Babinsa dan Babinkamtibmas serta unsur aparat desa,” ujarnya.

Sikap dan tantangan terorisme selalu berjalan dinamis tidak hanya mengikuti perkembangan situasi global dan regional tetapi juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan informasi.

Baca: Hasil Hong Kong Open 2018 - Hafiz/Gloria ke Babak 8 Besar, Kalahkan Wakil Tuan Rumah

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Hong Kong Open 2018, Kamis (15/11), Marcus/Kevin Siap

Dandim 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil mengatakan, bahwa terorisme lama dengan pola perekrutan langsung dan tertutup memang masih berjalan, oleh sebab itulah, perwira lulusan Akmil 1988 ini mengajak para tiga pilar Bangsa Babinsa dan Babinkamtibmas serta kepala desa agar diwilayahnya harus mengetahui tantangan terkini ancaman terorisme baik modus, pola dan karakter gerakan kelompok terorisme, sekaligus harus kemampuan dalam bidang teknologi dan informasi.

Dia menegaskan, tugas pembinaan teritorial yang menjadi fungsi utama TNI sangat strategis dalam upaya pencegahan terorisme di daerah. Salah satu fungsi yang harus di tingkatkan di daerah adalah memperkuat kemampuan deteksi dini, kemampuan manajerial teritorial, pengawasan wilayah, dengan melakukan sinergi yang kuat dengan masyarakat. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved