Ekonomi dan Bisnis

Garuda Indonesia Group Ambil Alih Pengelolaan Operasional Sriwijaya Air dan NAM Air

Langkah strategis ini direalisasikan dalam bentuk Kerjasama Operasi (KSO) yang dilakukan oleh PT Citilink Indonesia (Citilink)

Garuda Indonesia Group Ambil Alih Pengelolaan Operasional Sriwijaya Air dan NAM Air
Istimewa
Ilustrasi pelayanan Citilink 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Garuda Indonesia Group, melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia, mengambil langkah strategis dengan mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.

Langkah strategis ini direalisasikan dalam bentuk Kerjasama Operasi (KSO) yang dilakukan oleh PT Citilink Indonesia (Citilink) dengan PT Sriwijaya Air dan PT NAM Air.

Nantinya keseluruhan operasional Sriwijaya Group termasuk finansial akan berada di bawah pengelolaan dari KSO tersebut.

Baca: Formasi CPNS 2018 untuk Kalsel Bakal Banyak Lowong, Kemenpan Bidik Dua Opsi

Menurut District Manager (DM) Citilink Banjarmasin, Redempus Pramono untuk saat ini belum ada perubahan terkait operasional penerbangan terkait KSO tersebut.

"Untuk jadwal penerbangan dan yang lainnya normal seperti biasa," terangnya.

Baca: Link Live Streaming & Jadwal Hong Kong Open 2018 : Antony Ginting vs Jonatan Christie di 16 Besar

Sebelumnya, KSO tersebut telah ditandatangani pada Jumat (9/11/2018).

Langkah ini menurut Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Persero, Ari Askhara merupakan langkah strategis sehingga secara langsung membantu sinergi Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group dalam mengelola pangsa pasar penumpang angkutan udara hingga 51 persen.

“Kerjasama operasi ini ditujukan untuk membantu Sriwijaya Air group memperbaiki kinerja operasi dan kinerja keuangan termasuk membantu Sriwijaya Air dalam memenuhi komitmen – komitmen atau kewajiban mereka terhadap pihak ketiga yang diantaranya ada pada lingkungan Garuda Indonesia Group” kata Ari di Jakarta, Rabu (14/11).

Baca: Baru Menikah 29 Oktober, Maia Estianty Ungkap Karakter Asli Sang Suami saat Ultah Irwan Mussry

Ari menambahkan, bagi Garuda Indonesia Group, kerjasama joint operation ini, dapat memberikan dampak yang positif diantaranya Citilink Indonesia dapat mensinergikan dan memperluas segmen market, network, kapasitas dan kapabilitasnya, serta mempercepat restrukturisasi penyelesaian kewajiban Sriwijaya Group pada salah satu anak Perusahaan Garuda Indonesia.

“Kami berharap dengan KSO yang akan dikelola oleh Citilink ini dapat membantu pemulihan Sriwijaya Air Group ditengah persaingan industri penerbangan yang semakin kompetitif. Kami yakin Garuda Indonesia Group mempunyai kapabilitas yang sangat baik dalam mengelola bisnis Airline,“ kata Direktur Utama PT Sriwijaya Air, Chandra Lie di Jakarta, Rabu (14/11).

KSO yang dikelola sepenuhnya oleh Citilink ini akan segera melaksanakan tugasnya setelah proses internal di masing masing perusahaan diselesaikan.

Kerjasama ini juga dapat ditingkatkan lagi ke level kepemilikan saham Sriwijaya Group yang akan di atur kemudian. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved