178 Desa di Kalsel Tak Dapat Sinyal Hp

Sering Terganggu karena Blank Spot, Dewan Batola Minta Izin Pendirian BTS Dipermudah

Suriani menginginkan izin pendirian BTS dipermudah, sehingga semua lapisan masyarakat di Kabupaten Batola bisa menikmati layanan sinyal Hp.

Sering Terganggu karena Blank Spot, Dewan Batola Minta Izin Pendirian BTS Dipermudah
BPost Cetak
BPost Cetak Edisi Jumat (16/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Blank spot area (BSA) ini juga terjadi di Batola.

Bahkan anggota DPRD Kabupaten Batola sudah mendesak pemkab setempat mengatasi BSA tersebut.

“Kami sudah meminta kepada Dinas Kominfo Kabupaten Batola agar masalah BSA itu diatasi karena sangat menganggu,” kata salah satu anggota Komisi III DPRD Kabupaten Batola, Suriani.

Suriani menginginkan izin pendirian BTS dipermudah, sehingga semua lapisan masyarakat di Kabupaten Batola bisa menikmati layanan sinyal Hp.

Baca: Bareng David Beckham, Maia Estianty Diminta Rossa Ajak Sang Legenda ke Indonesian Idol Junior

Baca: Partai Nasdem: Tidak Ada Artinya Partai Menang, tetapi Pak Jokowi Kalah

Baca: Serius Ingin Bantu Baiq Nuril, Hotman Paris Ajak Seluruh Wanita Indonesia Kirim Surat

Baca: Komentari Ucapan Megawati yang Kasihan kepada Prabowo, Sandiaga Malah Berkata Merendah

“Seperti di jembatan Mandastana, itu termasuk termasuk BSA. Padahal di kawasan jembatan Mandastana itu banyak sekali penduduknya,” ujarnya.

Dewan, kata Suriani, sudah minta kepada Dinas Kominfo Kabupaten Batola untuk bekerja sama dengan semua perusahaan telekomunikasi untuk mendirikan BTS di semua kawasan Batola.

“Saat ini cukup banyak lokosi BSA di Kabupaten Batola. Jangan di kawasan jembatan Mandastana, di kantor DPRD Kabupaten Batola juga masuk kawasan BSA. Kalau pun muncul sinyal sangat kecil sehingga untuk menelepon saja susah,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved