Ekonomi dan Bisnis

UMKM Banjarmasin Jadi Penyetor Pajak Terbesar Segmen UMKM 2018

Ditarif pajak 0,5 persen, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Banjarmasin pada Tahun 2018 masih menjadi penyumbang pajak

UMKM Banjarmasin Jadi Penyetor Pajak Terbesar Segmen UMKM 2018
banjarmasinpost.co.id/acm
Salah satu kegiatan pelatihan UMKM oleh Kanwil DJP Kalselteng beberapa waktu lalu di Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ditarif pajak 0,5 persen, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Banjarmasin pada Tahun 2018 masih menjadi penyumbang pajak terbesar di segmen UMKM.

Hingga menjelang akhir Tahun 2018, UMKM di Banjarmasin sudah setorkan pajak kurang lebih Rp 24 miliar yang mengokupansi porsi penerimaan pajak sektor UMKM di Kalsel sebesar 55 persen.

Jumlah ini sementara masih lebih rendah dibanding realisasi setoran pajak UMKM di Banjarmasin Tahun 2017 yang mencapai kurang lebih Rp 28 miliar.

Selama tiga tahun belakangan sejak Tahun 2016, Banjarmasin menjadi penyetor pajak UMKM terbesar diikuti Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar di posisi kedua.

Baca: Bermula dari Unggahan Makan Teman Lagi Hits, Syahrini Kabarnya Akan Dinikahi Reino Barack

Baca: Lama Tak Terdengar Kehebohannya, Penggemar Ikan Louhan Ternyata Masih Eksis

Baca: Katrina Kaif Curhat Pengalamannya Lakukan Gerakan Tarian Sulit ini di Film Thugs of Hindostan

Baca: Gencar Kritisi Via Vallen di Sosial Media, Begini Reaksi Jerinx SID saat Ditanyai Wartawan

Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar setorkan masing-masing kurang lebih Rp 5 miliar pajak atau masing-masing sebesar 9 persen diikuti Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 8 persen dari total penerimaan pajak sektor UMKM Tahun 2018.

Sedangkan beberapa Kabupaten lainnya di Kalsel masih miliki kontribusi yang kecil di bawah 5 persen.

Namun menurut Kepala Kanwil DJP Kalselteng, Cucu Supriatna besaran ini saat ini belum terlalu menjadi fokus pemerintah.

Sesuai arahan Kementrian Keuangan, Kanwil DJP Kalselteng saat ini juga fokus untuk Mendorong perkembangan UMKM untuk bisa berkembang dan naik kelas.

"Kami dorong mereka berkembang dulu sambil diingatkan pengetahuan pajaknya, jadi nantinya kalau sudah berkembang bisa berkontribusi lebih besar terhadap penerimaan pajak," kata Cucu.

Kanwil DJP Kalselteng maupun melalui KPP Pratama Banjarmasin fokus tingkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Banua dengan berbagai seminar dan pelatihan. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved