Kriminalitas Banjar

Dua Pelaku Pembacokan ini Akhirnya Tak Berkutik Dibekuk Tekap Resmob Polres Banjar

Tim Anti Preman (Tekap) Resmob Polres Banjar bersama Resmob Polres Tapin akhirnya berhasil menangkap pelaku pengeroyokan dan penganiayaan

Dua Pelaku Pembacokan ini Akhirnya Tak Berkutik Dibekuk Tekap Resmob Polres Banjar
Kiriman Kanit Resmob Tekap Polres Banjar, Ipda Nur Arifin
Resmob Polres Banjar dan Resmob Tapin tangkap pelaku penganiayaan Anang Upi yang meninggal dunia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Tim Anti Preman (Tekap) Resmob Polres Banjar bersama Resmob Polres Tapin akhirnya berhasil menangkap pelaku pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan Supiannor (25) atau Anang Upi meninggal dunia.

Adalah Mujiono (27) alias Yono dan Basrun (53) yang merupakan ayah Yono.

Kasatreskrim Polres Banjar AKP Sofyan melalui Kanit Resmob Polres Banjar, Ipda Nur Arifin mengatakan, keduanya diamankan di Desa Sungaiputing Kecamatan Candaras Utara Kabupaten Tapin.

Dijerat Pasal 170 Jo Pasal 351 ayat 3 KUHP.

“Keduanya kami tangkap tadi malam sekitar pukul 22.30 wita, yang mana aksi pelaku pada Kamis lalu, sekitar pukul 15.30 di Desa Tambakanyar Ulu RT 1 Kecamatan Martapura Timur,” katanya, Sabtu (17/11).

Baca: Kisah Imam Salat Jumat Meninggal Saat Tahiyatul Akhir, Jemaah : Ini Anugerah

Baca: Sudah Bertemu Joko Susilo, Robby Purba Juga Do’akan Almarhum Ayahnya

Baca: Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi Terkait Kasus Vlog Idiot, Begini Suka Cita Warganet

Baca: Sosok Selebriti “Makan Teman Lagi Hits” Milik Luna Maya Menurut Nikita Mirzani, Gue Tau Buat Siapa

Dijelaskannya, awal kejadian bermula ketika korban Anang Upi dan pelaku Yono serta saksi Hj Faridah mengelar minuman alkohol di samping rumah saksi Hj Fardiah.

Selanjutnya korban Upi berniat meminjam sepeda motor milik Mujiono atau Yono namun tidak diizinkan atau ditolak.

Akhirnya pelaku dan korban bersitegang dan adu mulut, tidak lama kemudian pelaku Mujiono pulang ke rumahnya yang berada di seberang tempat mereka menggelar minuman keras kemudian kembali mendatangi Anang Upi dengan membawa parang dan antara Yono dan Anang Upi adu fisik.

“Berdasarkan keterangan saksi, Yono menggunakan parang, sedangkan korban yakni Anang Upi tangan kosong. Saksi sempat memisahkan keduanya namun tidak lama kemudian ayah Yono yakni Basrun datang dengan membawa parang dan langsung menebaskan parangnya ke bagian punggung Anang Upi berkali-kali,” jelasnya.

Korban pun tergeletak bersimbah darah, selanjutnya kedua pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Anggota Polsek Martapura Timur yang menerima informasi langsung menuju TKP dan membawa korban yang tergeletak bersimbah darah ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar.

Barang bukti yang diamankan satu bilah parang tanpa kumpang, hulu terbuat dari kayu warna kuning, satu lembar celana jeans panjang warna biru yang berlumuran darah, satu lembar baju kaos lengan pendek yang bernoda darah.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved