Pilpres 2019

Hasil Pemeriksaan Bawaslu Soal Pidato 'Tampang Boyolali' Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019

Pemeriksaan terhadap pelapor dugaan penghinaan terhadap warga Boyolali yang dilakukan Capres Prabowo Subianto mulai dilakukan Bawaslu RI

Hasil Pemeriksaan Bawaslu Soal Pidato 'Tampang Boyolali' Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan sambutan saat akan mendeklarasikan Gerakan Emas atau Gerakan Emak-Emak dan Anak Minum Susu di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemeriksaan terhadap pelapor dugaan penghinaan terhadap warga Boyolali yang dilakukan Capres Prabowo Subianto mulai dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jelang Pilpres 2019.

Dalam pemeriksaan Jelang Pilpres 2019, sejumlah poin-poin yang menjadi laporan dan fakta yang ia ketahui tentang dugaan penghinaan yang dilakukan capres nomor urut 02 itu diungkap pelapor yang merupakan Ketua Presidium Barisan Advokat Indonesia (BADI) bernama Andi Syafrani.

Pelapor juga menilai bahwa Prabowo Subianto melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c dan Pasal 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Jelang Pilpres 2019

Pasal tersebut mengatur tentang larangan peserta atau tim kampanye melakukan kampanye yang berisi penghinaan terhadap seseorang, golongan, agama, ras, dan peserta pemilu lainnya. 

Baca: Link Live Streaming Barito Putera vs Mitra Kukar Liga 1 2018, Live Streaming O Channel Sore Ini

Baca: Kisah Imam Salat Jumat Meninggal Saat Tahiyatul Akhir, Jemaah : Ini Anugerah

Baca: Live Streaming RCTI & Jadwal Timnas Indonesia vs Thailand Piala AFF 2018 Malam ini

"Sebagai pelapor saya dikonfirmasi tentang poin-poin yang saya laporkan, terutama faktanya, bagaimana saya mengetahui (ucapan " tampang Boyolali")," kata Andi di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2018).

Kepada Bawaslu, Andi mengatakan bahwa Prabowo diduga melakukan penghinaan yang menyinggung SARA, khususnya golongan, karena ucapan "tampang Boyolali".

Selain memeriksa pelapor, Bawaslu juga memeriksa tiga orang saksi yang pelapor bawa. Ketiganya adalah warga Boyolali bernama Sumarno, Tri Haryanto, Kani Nurokhman.

Mereka mengaku menyaksikan secara langsung Prabowo menyebut "tampang Boyolali".

Ketiga saksi mengatakan, oleh petugas Bawaslu dirinya dimintai keterangan terkait fakta yang mereka lihat dan ketahui soal ucapan "tampang Boyolali" Prabowo.

"Ditanya tentang awal mula Pak Prabowo datang terus acaranya sampai selesai," ujar saksi Sumarno.

Baca: Jadwal MotoGP Valencia Spanyol 2018 - Johann Zarco Terjatuh Race Dihentikan, Rossi Incar Juara 3

Baca: Meme Tidak Semudah Itu Ferguso Viral di Medsos, Asal Usulnya Ternyata dari Telenovela Meksiko

Baca: BKN Gunakan Sistem Ranking untuk Solusi Peserta CPNS 2018 Tak Lolos Passing Grade

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved