Ekonomi dan Bisnis

Impor Bulan Oktober 2018 Naik, Neraca Perdagangan Kalsel Tetap Surplus

Menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, pada bulan Oktober 2018

Impor Bulan Oktober 2018 Naik, Neraca Perdagangan Kalsel Tetap Surplus
Achmad Maudhody
Kegiatan bongkar muat produk impor di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walau alami kenaikan impor, namun neraca perdagangan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Bulan Oktober 2018 tetap catatkan surplus.

Menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, pada bulan Oktober 2018, neraca perdagangan ekspor impor surplus sebesar US$ 525,41 juta.

Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan neraca perdagangan pada bulan September 2018 lalu yang surplus sebesar US$ 646,42 juta.

Baca: KABAR TERBARU CPNS 2018 - BKN Terapkan Sistem Ranking untuk Kelulusan, Passing Grade?

Penurunan surplus neraca perdagangan disebabkan meningkatnya impor pada Bulan Oktober 2018, dimana nilainya mencapai US$ 242,15 juta atau naik sebesar 149,39 persen dibanding nilai impor bulan September 2018 di angka US$ 97,10 juta.

Baca: Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Madura United via Live Streaming Indosiar Liga 1 2018

Bila dibandingkan dengan nilai impor bulan Oktober 2017 yang mencapai US$141,41 juta, maka nilai impor bulan Oktober 2018 naik sebesar 71,24 persen.

Menurut kelompok barang, pada bulan Oktober 2018 lima kelompok barang yang mempunyai nilai impor tertinggi adalah kelompok bahan bakar mineral, diikuti oleh kelompok mesin/peralatan listrik, kelompok mesin-mesin/pesawat mekanik, kelompok pupuk dan kelompok benda-benda dari besi dan baja.

Baca: Jadwal Semifinal Hong Kong Open 2018 via Live Streaming Youtube BWF, Marcus/Kevin vs Ahsan/Hendra

Sedangkan pada sisi ekspor, melalui pelabuhan muat di Kalimantan Selatan pada bulan Oktober 2018 mencapai US$ 767,56 juta atau naik sebesar 3,23 persen dibanding nilai ekspor bulan September 2018 yang mencapai US$ 743,51 juta.

"Apabila dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Oktober 2017 yang mencapai US$ 729,04 juta, maka nilai ekspor bulan Oktober 2018 ini naik sebanyak 5,28 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kalsel, Diah Utami melalui berita rilis resmi BPS Kalsel.

Bahan bakar mineral termasuk batu bara masih menjadi kelompok barang utama penyumbang ekspor terbesar Kalimantan Selatan bulan Oktober 2018.

Dimana kelompok bahan bakar mineral dengan nilai US$ 654,02 juta. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,58 persen dibanding ekspor bulan September 2018 di angka US$ 650,22 juta.

Sementara di urutan kedua adalah kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yang menyumbang ekspor dengan nilai US$ 96,76 juta yang mengalami kenaikan sebesar 21,48 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Di urutan ketiga adalah kelompok berbagai produk kimia dengan nilai ekspor US$8,72 juta yang naik sebanyak 87,50 persen dibanding bulan September 2018. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved