Kisah John Kei yang Selama 3 Bulan Ngobrol dengan Tembok di Lapas Nusakambangan

Selama ini John Refra Kei atau John Kei menjalani hukuman karena telah divonis membunuh Tan Harry Tantoni, bos Sanex Steel Indonesia.

Kisah John Kei yang Selama 3 Bulan Ngobrol dengan Tembok di Lapas Nusakambangan
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
John Refra alias John Kei (bertopi) menuju ruang sidang Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/12/2008). John Kei bersama tiga orang lainnnya telah melakukan penganiayaan terhadap dua korban di Desa Ohoijang, Kota Tual, Maluku Tenggara Barat pada 19 Juli 2008. Sidang dilakukan di Surabaya untuk menghindari kemungkinan terjadinya konflik antar kelompok.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selama ini John Refra Kei atau John Kei menjalani hukuman karena telah divonis membunuh Tan Harry Tantoni, bos Sanex Steel Indonesia.

Konon, sosok John Kei yang dulu kejam telah berubah setelah 3 bulan ia ditempatkan di Lapas Super Maximum.

Dilansir Tribunnews.com dari nawalaksp.id (website Kantor Staf Presiden), Jumat (15/11/2018), Lapas Super Maximum ini hanya ditempati oleh satu orang satu kamar.

Narapidana juga tidak dapat bertemu dengan narapidana lain.

Baca: Hasil Hong Kong Open 2018 - Marcus/Kevin ke Semifinal, Singkirkan Lee Yong-dae/Kim Gi-jung

Baca: BKN Gunakan Sistem Ranking untuk Solusi Peserta CPNS 2018 Tak Lolos Passing Grade

Baca: Gencar Kritisi Via Vallen di Sosial Media, Begini Reaksi Jerinx SID saat Ditanyai Wartawan

Selain itu, narapidana harus berada di dalam kamar selama 23 jam.

Blok ini juga dikhususkan bagi narapidana yang berisiko tinggi dan dianggap berbahaya.

Dari sinilah John Kei mulai mengalami perubahan dalam hidupnya.

John Kei pun berbagi cerita dengan Ratnaningsih Dasahasta, Tenaga Ahli Kedeputian V, Kantor Staff Presiden yang saat itu menjenguknya.

"Awal-awal masuk Nusakambangan saya masih labil."

Baca: Meme Tidak Semudah Itu Ferguso Viral di Medsos, Asal Usulnya Ternyata dari Telenovela Meksiko

Baca: Pengakuan Pembunuh John Lennon Setelah 30 Tahun Lalu Lakukan 4 Kali Penembakan

Baca: Pesan Khusus Mamah Dedeh ke Muzdalifah Usai Pacari Brondong yang 15 Tahun Lebih Muda

"Setelah saya masuk Nusakambangan saya mulai dekat dengan dengan Tuhan."

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved