Berita Hulu Sungai Tengah

MUI, NU dan Muhammadiyah Imbau Pedagang Taati Peraturan Pemerintah Terkait Penertiban Pasar

Sulitnya pemerintah Kabupaten HST menyadarkan para pedagang agar mau tertib dan mengikuti aturan, membuat kalangan ulama di Bumi Murakata Ikut bicara.

MUI, NU dan Muhammadiyah Imbau Pedagang Taati Peraturan Pemerintah Terkait Penertiban Pasar
banjarmasin post group/ hanani
Sebagian pedagang kini mulai menempati lokasi pasar agrobisnis modern, setelah hampir tiap hari tim penertiban pasar terus mendesak pedagang agar menaati aturan Pemka HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sulitnya pemerintah Kabupaten HST menyadarkanpara pedagang agar mau tertib dan mengikuti aturan, membuat kalangan ulama di BUmi Murakata Ikut bicara.

Tak hanya Ketua Majelis Ulama Indonesia HST, tapi pimpinan dua ormas besar, yaitu NU dan Muhammdiyah ikut menyampaikan imbauannya kepada para pedagang.

Ketiga pimpinan organisasi tersebut, mengimbau pedagang di Pasar Hanyar Barabai, khususnya PKL yang sebelumnya ditampung di jalan Pasar Hanyar, menaati aturan pemerintah.

Apalagi, Pemkab HST punya niat dan tujuan baik. Yaitu mengangkat martabat PKL agar berjualan di tempat yang lebih layak, bersih, rapi dan teratur dengan membangun pasar agrobisnis modern, yang ditargetkan menjadi pasar agrobisnis terbesar di Banua Anam.

Baca: Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand Piala AFF 2018 Malam ini, Link RCTI

Baca: Hasil Semifinal Hong Kong Open 2018, Ratchanok Intanon Tembus Final, Kalahkan Wakil Korsel 3 Set

Baca: Hasil Semifinal Hong Kong Open 2018, Kento Momota Kalah, Gagal Rebut Gelar Kedelapan

Baca: Hasil Akhir Perseru Serui vs Borneo FC Liga 1 2018, Skor 3-1, Perseru Lepas Status Juru Kunci

Ketua MUI HST KH Wajihuddin Saleh, mengatakan, dalam sebuah riwayat hadist  disebutkan bahwa kebersihan itu sebagian daripada iman. Diperkuat lagi dengan hadist  Nabi, bahwa sesuatu  yang mengganggu di tempat umum, seperti paku di jalanan umum, batu yang menghalangi, termasuk sampah yang berserakan, harus disingkirkan.

“Mari kita dukung penataan Pasar Hanyar yang indah, rapi, terbit.  Menjunjung harkat dan martabat orang HST yang selalu taat beragama, taat kepada pemerintah , termasuk dalam penataan Pasar Barabai demi kebaikan bersama,”kata Guru Wajih. Menurutnya, pasar merupakan pusat perekonomian yang akan membangkitkan ekonomi rakyat.

Pemerintah daerah pun telah membangun pasar Agrobisnis Modern, yang diharapkan menjadi  pusat agrobisnis Banua Anam. “Diharapkan semua dapat mengendalikan diri selama penataan. Serahkan pada pemerintah dan aparat pemerintah mengaturnya. Mari membangun HST yang  agamis, mandiri sejahtera dan bermartabat,”imbau Wajihuddin.

Imbauan yang sama juga disampaikan Ketua pengurus cabang NU HST  KH Nawawi Hasan dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cabang HST, M Sofyan.

Tokoh kedua ormas tersebut mengajak para pedagang,   sayur, buah, dan ikan yang sedianya menempati Pasar Agrobisnis Modern yang telah dibangunkan Pemkab HST agar menjaga ketertiban, kebersihan dan kerapian bersama, dengan menaati aturan pemerintah.

Baca: Meme Tidak Semudah Itu Ferguso Viral di Medsos, Asal Usulnya Ternyata dari Telenovela Meksiko

Baca: Hasil Pemeriksaan Bawaslu Soal Pidato Tampang Boyolali Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019

Baca: Sindiran Yenny Wahid Soal Pemimpin Sikapi Sandiaga Uno yang Langkahi Makam Pendiri NU

“Tujuannya agar pedagang masyarakat juga lebih mudah berbelanja,”kata M Sofyan. Dia pun berharap, keberadaan pasar yang bersih, dan tertata rapi bisa menjadikan HST sebagai pusat Agrobisnis di Banua Anam, bahkan se-Kalsel.

Pasar agrobisnis HST sendiri, merupakan pasar non stop 24 jam. Aktivitas jual beli sayur dan buah secara grosir, berlangsung sejak puku 20.00 wita sampai subuh, hingga pukul 08.00 wita. Selanjutnya, dari subuh sampai 08.00, mrupakan transaski ikan grosir, dimana pada jam tersebut para pemasok ikan meramaikan pasar agrobisnis.

Sedangkan di atas pukul 08.00 wita hingga pukul 18.00 wita, giliran pedagang pengecer yang berjualan di lokasi tersebut. Dinas Perdagangan dan dinas terkait kembali mengupayakan agar seluruh pedagang sayur, buah dan ikan Senin mendatang sudah masuk Pasar Modern. UNtuk itu, aparat Satpol PP, didampingi anggota TNI, dan Polri terus menekan pedagang agar mau mendukung pemerintah menciptakan pasar yang rapi tersebut, dengan melaksanakan razia tiap hari.

Pantauan BPOst, sebagian besar pedagang sayur dan buah mulai menempati pasar agrobisnis. “Kami capek terus diuber-uber Satpol PP. Jadi capek juga berpindah-pindah tempat berjualan. Jadinya tidak tenang mencari mafkah,”kata salah satu pedagang sayur, yang mengaku sebenarnya lebih senang berjualan di dalam bangunan pasar modern, karena tidak kepanasan.

Pedagang tersebut mengaku, sebenarnya tak terdata mendapat lapak di dalam bangunan. Namun, menurutnya karena lelah mengatur rekan-rekannya yang mendapat lapak namun tak mau masuk, akhirnya pedagang yang tak mendapat lapak boleh masuk. “Akhirnya yang masuk ke dalam bangunan ini pedagang yang menuruti pemerintah saja,”katanya.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved