Berita Hulu Sungai Tengah

Bhabinkamtibmas Limpasu Ajak Siswa MAN 5 Jauhi Pergaulan Bebas, Ini Tujuannya

Sebab,penyalahgunaan narkoba kini tak hanya di perkotaan, tapi sudah merambah ke perdesaan.

Bhabinkamtibmas Limpasu Ajak Siswa MAN 5 Jauhi Pergaulan Bebas, Ini Tujuannya
Istimewa
Sosialisasi dampak penyelahgunaan narkoba dan pergaulan besas, di Ruang Perpustakaan MAN 5 Barabai, di Kecamatan Limpasu, HST, oleh Binmas Polsek Limpasu dan Tim kesehatan kecamatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Sosialiasi bahaya penyalahgunaan narkoba, terus dilaksanakan pihak kepolisian.

Sebab,penyalahgunaan narkoba kini tak hanya di perkotaan, tapi sudah merambah ke perdesaan. Bahkan, desa terpencil pun tak luput dari sasaran pihak pelaku kejahatan terhadap negara tersebut.

Untuk itu Kanit Binmas Polsek Limpasu, Nharco Jamus bersama Bhabinkamtibmas, A Rully bekerjasama dengan penyuluh KB dan bidan Klinik melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba. Sekaligus penyluhan dampak dan bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja. Kegiatan dilaksanakan secara lesehan, di ruang Perpustakaan MAN 5 Barabai, di Kecamatan Limpasu.

Baca: Hasil PSIS Semarang vs Persib Bandung, Skor Babak Pertama 1-0, Berkah Kolaborasi HNY - Bruno Silva

Humas Polres HST, Bripka M Husaini, Minggu (18/11/2018) menjelaskan, melalui kegiatan tersebut, diharapkan memberikan pemahaman kepada para siswa sebagai generasi muda, betapa bahayanya jika sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang merupakan asset bangsa di rusak melalui narkoba dan pergaulan bebas.

Sosialisasi yang dihadiri sekitar 20 perwakilan siswa dari sekolah tersebut, juga mendengarkan pemaparan tentang bahaya narkoba jika dikonsumsi. Termasuk mengenal jenis-narkoba dan obat terlarang, serta antisipasi terhadap peredarannya di kalangan masyarakat maupun pelajar. Dengan mengenali jenis, maupun bahaya dan modus-modusnya, menurut Kanit Binmas, pelajar diharapkan tak terjerumus.

Baca: Kesempatan Kedua yang Tak Lolos Passing Grade Tes CPNS 2018, Apa Itu Sistem Ranking?

“Dengan begitu, mereka tetap bisa fokus pada kegiatan positif dan meraih prestasi di sekolah,”katanya. Dijelaskan, masalah penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang saat ini tidak mengenal usia, status dan wilayah. Untuk itu, diperlukan kerjasama semua pihak, dalam melakukan antisipasi, agar masyarakat dan pelajar tak mudah terjerumus.

“Mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga masyarakat umum, harus bekerjasama dengan kepolisian, untuk membrantas narkoba,”kata Nharco. Terkait dampak pergaulan bebas juga disampaikan oleh tim penyuluh KB dari Kecamatan Limpasu, M Padli dan Suyaningsih, bidan klinik yang menjelaskan, dampak menikah dini dan hamil dini dari sisi kesehatan.

Para siswa diajak menjauhi pergaulan bebas, yang dampaknya sering pada hamil di luar nikah. Bahkan, juga berdampak hancurnya masa depan, serta keluarga yang menanggung malu. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved