Berita Kabupaten Banjar

Ramai-ramai Bongkar Jamban Apung di Telukselong Ulu, 'Sudah Bangun 100 WC'

Syarifudin menjelaskan, untuk Desa Telukselong Ulu Kecamatan Martapura Barat semua warganya sudah mempunya wc di rumah masing-masing

Ramai-ramai Bongkar Jamban Apung di Telukselong Ulu, 'Sudah Bangun 100 WC'
Hasby
Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M Nor dan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Hj Galuh Tantry Narindra bergotong-royong membongkar jamban, Senin (19/11). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tidak sulit bagi Syarifuddin meyakinkan 400 kepala kelurga di Desa Telukselong Ulu Kecamatan Martapura Barat untuk membongkar jamban di bantaran Sungai Martapura. Pembakal Telukselong Ulu itu bersama Dinas PUPR Kabupaten Banjar serta Camat Martapura Barat membongkar jamban yang masih tersisa, Senin (19/11).

Syarifudin menjelaskan, untuk Desa Telukselong Ulu Kecamatan Martapura Barat semua warganya sudah mempunya wc di rumah masing-masing. Pemerintah Desa dengan menggunakan dana desa sudah membangun 50 buah biliknya.

Pemerintah Kabupaten membantu biofil sedangkan pemerintah desa membangunkan lengkap semua. Kemudian masyarakat tinggal langsung menggunakannya.

Baca: Ini Sosok Diduga Pria Selingkuhan Angel Lelga di Aksi Vicky Prasetyo Gerebek Rumah Angel Lelga

“Total yang sudah dianggarkan dari dana desa 92 buah dan bersyukur kami bisa membangun wc warga menjadi 100 buah lebih,” kata Syarifudin.

Pada pembongkaran jamban Senin itu, tidak ada lagi menyisakan jamban di bantaran Sungai Martapura. Rangkaian Hari Kerja Bakti dari Dinas PUPR Kabupaten Banjar di Desa Telukselong Ulu bisa memicu kesadaran masyarakat tidak lagi membuang air besar di jamban, agar air sungai Martapura tidak tercemar lagi.

Baca: Diduga Dibunuh, Hj Rumiah Ditemukan Tergeletak di Rumahnya, Banyak Luka Lebam dan Bekas Cekikan

Camat Martapura Barat, Ahmad Rubani mengatakan, total ada 13 desa di Martapura Barat, baru empat desa yang sudah benar-benar bebas jamban, masih ada 8 desa yang belum bebas jamban.

Dirinya berharap agar setiap rumah bisa memiliki jamban sehingga tidak BAB lagi di pinggir sungai, untuk menjaga kualitas air sungai lebih baik lagi. Tentunya mengurangi penyakit muntaber, karena airnya banyak mengandung ekoli

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Hj Galuh Tantry Narindra mengatakan, kegiatan bongkar jamban di Desa Telokselong Ulu merupakan kegiatan Hari Bakti PU yang digelar setiap satu tahun sekali, memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Dinas PUPR berada dibawah Pemkab Banjar, maka dalam melaksanan pekerjaan harus sejalan dengan visi misi kepala daerah yang salah satunya adalah menghapuskan jamban apung di Kabupaten Banjar sebanyak seribu buah.

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW yang Bisa Dibagikan di Pesan Whatsapp

Pihaknya mengapresiasi masyarakat Desa Telukselong Ulu yang sudah membangun 90 unit septic tank dan wc nya. Bentuk nyata dari mengapresiasi langkah masyarakat desa tersebut, dengan menggelar gotongroyong membongkar jamban apung.

“Pembongkaran jamban apung ini bukan bentuk intervensi pemkab tetapi masyarakat atas kesadarannya sendiri mau membongkar jamban apung di bantaran Sungai Martapura. Kesadaran mereka sendiri untuk hidup sehat dan menuju kesejahteraan sebaik-baiknya,” katanya.

Dia menambahkan, total ada sekitar 27 jamban apung di bantaran Sungai Martapura Desa Telukselong Ulu dan 16 jamban apung diantaranya sudah dibongkar langsung oleh masyarakat setempat. Kegiatan selain membongkar jamban apung, juga membersihkan makam Syarifah Fatimah dan PAUD. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved