Berita Kalteng

Kepala BKD Kalteng Yakin Sistem Rangking Bisa Penuhi Kuota Formasi CPNS 2018

Wacana yang digulirkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat yang akan menerapkan siatem rangking dalam rekrutmen CPNS masih sekadar rencana.

Kepala BKD Kalteng Yakin Sistem Rangking Bisa Penuhi Kuota Formasi CPNS 2018
tribunkalteng.com/faturahman
Peserta seleksi CPNS 2018 untuk Kabupaten Murungraya saat tes di Yonif 631 Antang Jalan Tjilik Riwut km 5,5 Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya wacana yang digulirkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat yang akan menerapkan siatem rangking dalam rekrutmen CPNS masih sekadar rencana.

Kepala BKD Kalteng, Katma F Dirun, saat ditanya seputar rencana perubahan sistem dalam seleksi CPNS yang awalnya menggunakan passing grade sedangkan untuk tahap berikutnya akan menggunakan sistem rangking ditanggapinya.

Dia mengatakan, penggunaan sistem pasing grade dalam seleksi CPNS yang telah dilakukan yang lalu, membuat banyak peserta tidak lolos sehingga formasi yang disediakan dan diperlukan sejumlah instansi tidak terisi semuanya.

"Kami membutuhkan banyak sumber daya manusia untuk mengisi formasi yang jumlahnya mencapai 300 lebih, tetapi setelah dilakukan seleksi malah banyak yang tidak lolos sehingga separuh formasi tidak terpenuhi," ujarnya.), Selasa (20/11/2018).

Baca: Klasemen Grup B Piala AFF 2018, Pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina Tak Menentukan?

Baca: Kronologi Kabar Pengaturan Skor Persib Bandung, Umuh Muchtar Tuding Fernando Soler Penyebabnya

Dia berharap dengan metode rangking yang akan dipakai oleh BKN mungkin tahun depan, kami berharap semua formasi bisa terisi."Jika sistem rangkin semua formasi akan terpenuhi, tapi sistem pasing grade banyak yang tak terpenuhi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT BKN Palangkaraya, Marsono, mengatakan, rencana memberlakukan sistem rangking dalam seleksi CPNS merupakan kewenangan BKN Pusat, sedangkan pihaknya hanya menjalankan tugas dilapangan saja.

"Memang ada wacana itu, tetapi sampai saat ini kami belum tau apakah benar itu akan diberlakukan atau tidak yang jelas tugas kami di daerah hanya menjalankan ketentuan yang ada saat ini saja," ujarnya. (www.banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved