Ekonomi dan Bisnis

MES Nilai Kesiapan SDM Jadi Tantangan Pendirian BWM di Kalsel

Namun Ia menilai saat ini salah satu faktor yang menjadi tantangan terwujudnya BWM yaitu kesiapan sumber daya manusia.

MES Nilai Kesiapan SDM Jadi Tantangan Pendirian BWM di Kalsel
OJK.go.id
Logo Bank Wakaf Mikro (BWM) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalimantan Selatan (Kalsel), M Hudaya menilai Bank Wakaf Mikro (BWM) bisa menjadi hal strategis kembangkan perekonomian masyarakat.

Namun Ia menilai saat ini salah satu faktor yang menjadi tantangan terwujudnya BWM yaitu kesiapan sumber daya manusia.

Menurutnya sumber daya manusia yang paham betul dalam pengelolaan wakaf apalagi terkait BWM sebagai lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) sangat dibutuhkan.

Apalagi tambahnya, sebagai LKMS, BWM dalam prakteknya diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga menjadi organisasi yang beregulasi tinggi.

Baca: Farhat Abbas Berikan Alasan Fiki Alman Bersama Angel Lelga, Tanya 200 Juta Pada Ibu Vicky Prasetyo

Baca: Peran Farhat Abbas Saat Angel Lelga dan Fiki Alman Digerebek Vicky Prasetyo, Farhat: Wajib Dibela!

Faktor mempersiapkan sumber daya manusia yang sesuai untuk bedirinya BWM di Kalsel menurutnya menjadi tanggung jawab bersama antara Perguruan Tinggi, Pesantren, Pemeritah Pusat & Daerah, OJK , BI, industri keuangan dan juga masyarakat.

Jika tantangan tersebut dapat diatasi, M Hudaya menilai peluang dan peran BWM di Kalsel besar mengingat sosio kultural masyarakat yang mayoritas beragam Islam.

"Ini akan bisa menambah akses masyarakat pada institusi lembaga keuangan baru yaitu BWM yang diharapkan dapat melayani para pelaku usaha sektor informal atau pengusaha mikro yg belum bankable yang masih cukup banyak jumlahnya," kata M Hudaya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved