CPNS 2018

Passing Grade Tidak Diturunkan Walau Ada Sistem Ranking Tes SKD CPNS 2018, Alasan Menpan RB?

Pemerintah Pastikan Batas Akhir Passing Grade Tidak Diturunkan Walau Ada Sistem Ranking, Ini Alasan Menpan RB

Passing Grade Tidak Diturunkan Walau Ada Sistem Ranking Tes SKD CPNS 2018, Alasan Menpan RB?
KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (14/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah Pastikan Batas Akhir Passing Grade Tidak Diturunkan Walau Ada Sistem Ranking, Ini Alasan Menpan RB.

Sebelumnya ada informasi banyak pelamar yang ikut tes seleksi kompetensi dasar atau Tes SKD CPNS 2018 tidak lolos passing grade.

Beredar wacana sistem ranking untuk mengganti passing grade atau bahkan batas passing grade diturunkan untuk peserta tes SKD CPNS 2018.

Namun, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafrudin menegaskan passing grade tidak akan diturunkan.

Baca: Bocoran SKB CPNS 2018 Kemenkumham di cpns.kemenkumham.go.id, Tunggu Pengumuman Hasil Tes SKD

Baca: Cek 8 Instansi Belum Umumkan Hasil SKD CPNS 2018 Meski Pemerintah Siapkan Sistem Ranking

Baca: 25 Link Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 di 25 Instansi se-Indonesia, Cek Nama Anda Di Sini!

Baca: Link Pendaftaran Lowongan Pekerjaan BUMN PT Antam, Perumnas, Pegadaian, Pelindo dan Telkom

Baca: Farhat Abbas Berikan Alasan Fiki Alman Bersama Angel Lelga, Tanya 200 Juta Pada Ibu Vicky Prasetyo

Baca: Reino Barack Luluh Pada Syahrini Karena Hal Ini, Tak Mau Sebut Lagi Sang Mantan Luna Maya?

"Jadi, tidak ada menurunkan grade. Tidak ada, grade-nya tetap," kata Syafrudin saat ditemui di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2018) seperti dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kompas.com.

Ada alasan pemerintah menetapkan passing grade tinggi.

Ia mengatakan, ada dua kebutuhan yang harus dipenuhi dari proses SKD CPNS.

Pertama, proses SKD harus menghasilkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, khususnya SDM Aparatur Sipil Negara, yang berjiwa kompetitif, profesional, dan kredibel.

Kriteria tersebut dibutuhkan lantaran CPNS akan menduduki pos-pos atau melayani masyarakat.

Apalagi, ke depannya, Indonesia akan menghadapi dua hal besar, yaitu Revolusi Industri 4.0 dan menuju visi 100 tahun Indonesia Merdeka pada tahun 2045.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved