Yayasan Adaro Bangun Negeri

Baterai Dari Tanah Sawah Hingga Bak Sampah Otomatis ada di Final Kompetisi Proyek ACBE 2018

Seluruh karya terbaik ditampilkan 37 peserta mencakup penelitian bidang medis, pertanian, hingga bidang teknologi

Baterai Dari Tanah Sawah Hingga Bak Sampah Otomatis ada di Final Kompetisi Proyek ACBE 2018
YABN
37 Peserta Final Kompetisi Proyek Sains 2018 dari kabupaten Tabalong dan Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Puluhan siswa di tingkat SMA sederajat, menampilkan puluhan proyek karya ilmiah, pada Final Kompetisi Proyek Adaro Community Based Education.

Seluruh karya terbaik ditampilkan 37 peserta mencakup penelitian bidang medis, pertanian, hingga bidang teknologi di panggung final Auditorium Tabalong Islamic Center, sabtu dan minggu (17-18/11/2018).

Setelah sebelumnya melewati tahapan pendampingan dalam Intensive Training yang diselenggarakan pada pertengahan 2018 silam, kini giliran para peserta mempresentasikan hasil dari penelitian yang dimiliki.

Pagi-pagi buta puluhan siswa dari sejumlah sekolah menengah atas dari Kabupaten Tabalong dan Balangan sudah bersiap menata booth mereka untuk menampilkan hasil penelitian yang dimiliki.

9 Finalis Terpilih  Mempresentasikan Proyek Penelitian Kepada Juri dan Peserta lain
9 Finalis Terpilih Mempresentasikan Proyek Penelitian Kepada Juri dan Peserta lain (YABN)

Gagasan, cara penyampaian, kerjasama tim hingga penguasaan materi menjadi aspek utama yang dinilai oleh juri. Dari 37 kelompok, kemudian diseleksi lagi hingga didapat 9 finalis terbaik yang kemudian maju untuk presentasi di hadapan juri dan seluruh peserta.

Sejumlah peserta menampilkan proyek penelitian yang beragam, salah satunya dari SMAN 2 Tanjung yang memanfaatkan biji labu sebagai pengganti nutrisi dalam pengembangan tanaman dengan teknik budidaya hidroponik, selain itu peserta dari MAN 1 Balangan yang menampilkan proyek penelitian dengan memanfaatkan tanah dan air sawah sebagai penghasil listrik ringan.

Juga adapula bak sampah otomatis dengan menggunakan sensor gerak sehingga dapat mengidentifikasi ada orang yang akan membuang sampah oleh SMKN 1 Paringin.

Penilaian Proyek Sains Oleh Juri  Kegiatan Final Kompetisi Proyek Sains 2018
Penilaian Proyek Sains Oleh Juri Kegiatan Final Kompetisi Proyek Sains 2018 (YABN)

Abdullah Muzi Marpaung, Dosen Swiss German University sekaligus juri dalam perlombaan menilai inovasi yang dilakukan oleh setiap peserta secara signifikan jauh meningkat dan mengalami pengembangan yang dibuktikan dengan ide penelitian yang beragam, termasuk eksekusi ide dengan cara ilmiah yang baik.

“Berpikir kritis menjadi langkah awal seseorang menjadi peneliti, kepekaan terhadap lingkungan dan mengembangkan ide menjadi sebuah gagasan yang kemudian dapat dikembangkan menjadi sebuah proyek penelitian sehingga dapat memecahkan permasalahan di kehidupan manusia," ungkap Muzi Marpaung.

Deri Anggraeni, Operational Section Head Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) menilai antusias peserta semakin besar setiap tahunnya dan pada final kompetisi yang dijalankan tahun ini diharapkan peserta dapat terus mengembangkan proyek penelitian yang dimiliki sehingga dapat dimanfaatkan bagi kehidupan.

Program Adaro Community Based Education menjadi langkah yang dilakukan untuk mendukung pendidikan di wilayah operasional Adaro dalam mengembangkan keterampilan abad 21 yakni kemampuan berpikir secara kritis, kreatif, mampu berinovasi serta berkolaborasi dan memiliki skill komunikasi yang baik dan berorientasi pada pemecahan masalah sehingga pelajar dapat tumbuh sebagai manusia lifelong learner yang mampu beradaptasi pada perkembangan zaman.(aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved