Pilpres 2019

Kubu Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 : SBY Bukan Terlambat Kampanye, Tapi Sudah Sesuai Jadwal

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji baru akan mengkampanyekan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Maret 2019

Kubu Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 : SBY Bukan Terlambat Kampanye, Tapi Sudah Sesuai Jadwal
KOMPAS.com/FARIDA FARHAN
Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno tengah beraudiensi dengan kaum buruh dan relawan di markas PPMI Karawang, Rabu (14/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji baru akan mengkampanyekan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Maret 2019 mendatang atau sebulan jelang Pilpres 2019.

Juru Bicara Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan keputusan tersebut sudah sesuai jadwal yang disusun Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Turunnya SBY berkampanye satu bulan sebelum pemungutan suara bukan terlambat.

“Bukan terlambat, tapi itu sudah sesuai jadwal. Sesuai dengan time schedule badan pemenangan dan juga Demokrat. Jadi bukan terlambat, kalau jagoan kan datang belakangan,” ujar Andre saat dihubungi, Selasa (20/11).

Andre mengaku percaya terhadap kapabilitas SBY. Selain merupakan purnawirawan jenderal, SBY memiliki rekam jejak yang baik di dalam pemilu. Pada Pemilihan Presiden 2004 dan 2009, SBY memenangi kontestasi.

Baca: Jejak Rekam Fernando Soler di Dua Tim yang Terlibat Skandal Suap dan Pengaturan Skor

Baca: Mayat Tanpa Kepala Ditemukan, Polda Kalsel Langsung Turun ke Lokasi

Baca: Marc Marquez Enggan Casey Stoner Bergabung dengan Honda, Pebalap Utama?

Baca: Prediksi Aji Santoso Soal Peluang Juara Liga 1 2018 Antara PSM Makassar dan Persija Jakarta

“Tidak ada yang meragukan beliau. Dia (SBY) ini merupkan master of strategy,” katanya.

Selain itu menurut Andre, dengan turunnya SBY memenangkan Prabowo-Sandi menunjukan Koalisi Adil dan Makmur sangat solid.
Ditegaskan, tidak ada satu partai pengusung pun (Gerindran, PAN, PKS, Demokrat), serta partai pendukung yaitu Berkarya, yang hanya setengah hati mendukung Prabowo-Sandi.

“Kami solid, dan tidak pernah ada masalah. Semua partai pengusung Prabow-Sandi memiliki komitmen yang sama untuk pemenangan pilpres, selain tentunya pemenangan partai masing-masing di pemilu legislatif,” katanya.

Sandiaga Uno terus melakukan safari ke daerah-daerah untuk berkampanye. Sebelum Bertolak ke Aceh, Sandiaga Uno sempat melaporkan kampanyenya di sejumah wilayah di Provinsi di Jawa Tengah kepada Prabowo Subianto pada Senin (19/11) malam.

“Saya baru saja melaporkan ke Pak Prabowo hasil kunjungan empat hari menyerap aspirasi di Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Purworejo. Isu-isu lokal maupun yang dirasakan masyarakat di sana, semua terangkum,” ujar Sandiaga di Kediaman Prabowo.

Baca: Penjelasan Fernando Soler Soal Biang Kerok Kabar Pengaturan Skor Persib Bandung Usai PSIS vs Persib

Baca: 2 Alasan Kemenpan RB Tak Turunkan Passing Grade di CPNS 2018 Meski Formasi Banyak Kosong

Baca: Hasil Lengkap UEFA Nations League 2018, Portugal Tanpa Ronaldo Tetap Kokoh, Swedia Menang

Selama kampanyenya di Jawa Tengah tersebut, Sandi mengatakan kebanyakan keluhan masyarakat adalah masaah ekonomi. Mulai dari mahalnya harga kebutuhan pokok hingga sulitnya mencari kerja.
“Harapannya kebijakan-kebijakan kami lebih prorakyat. Pertanian sebagai satu sektor di daerah Jawa Tengah, itu juga menjadi isu utama dari kampanye kami ke depan untuk menyerap aspirasi,” katanya.

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved