CPNS 2018

Resmi! Pemerintah Gunakan Sistem Ranking pada Tes SKD CPNS 2018, Lihat Penjelasannya

pemerintah sudah menerbitkan aturan resmi soal sistem ranking yang dipakai pada Tes SKD CPNS 2018 itu.

Resmi! Pemerintah Gunakan Sistem Ranking pada Tes SKD CPNS 2018, Lihat Penjelasannya
tribun kaltim
Passing grade SKD CPNS 2018 sebagian peserta tes tidak lolo, alternatif lain dengan sistem ranking. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Resmi! sistem rangking digunakan sebagai alternatif kriteria kelulusan tes SKD CPNS 2018 yang banyak tak lulus karena tak sampai passing grade.

Ya, Pemerintah menerapkan sistem ranking sebagai alternatif kriteria kelulusan Tes SKD CPNS 2018 karena banyaknya peserta yang tak lulus passing grade.

Bahkan, pemerintah sudah menerbitkan aturan resmi soal sistem ranking yang dipakai pada Tes SKD CPNS 2018 itu.

Angka kelulusan SKD dinilai sangat rendah karena banyak peserta yang tidak memenuhi passing grade atau batas nilai minimal.

Baca: Cek 9 Poin Aturan Baru Lulus Tes SKD CPNS 2018 Dari KemenPAN RB dengan Sistem Ranking

Baca: Cek Live Streaming Pengumuman Resmi BKN Terkait Sistem Ranking Tes SKD CPNS 2018 di Sini

Baca: Cek Ketentuan Baru Calon Peserta Tes SKB Usai Penerapan Sistem Ranking Tes SKD CPNS 2018

Baca: Download di Sini Aturan Baru Lulus Tes SKD CPNS 2018 Usai Pemerintah Resmi Terapkan Sistem Ranking

Baca: Fiki Alman Sudah Tinggal Beberapa Hari di Rumah Angel Lelga? Adik Vicky Prasetyo Tunjukkan Ini

Baca: Reino Barack Akui Mulai Dekat dengan Syahrini Beli Tiket Konser Hingga Akhirnya Bertemu di London

Baca: Gisella Gugat Cerai Gading Marten, Minta Maaf Lalu Unggah Foto Ultah, Ingin Bersama Rawat Gempita

Baca: Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 Kemenag Jadwalnya Terbongkar dari Email, Klik Link Ini

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan, ia sudah menerbitkan Permen nomor 38 sebagai payung hukumnya.

Dengan Permen ini, peserta yang tak memenuhi passing grade bisa tetap lolos lewat sistem ranking.

"Kita tidak berorientasi pada passing grade, tapi berorientasi pada ranking," kata Syafruddin di Istana Kepresidenan, Bogor, Rabu (21/11/2018).

Syafruddin mengatakan, pemerintah sengaja tidak menurunkan passing grade yang sudah ditetapkan sejak awal. Sebab, penurunan passing grade dikhawatirkan justru akan menurunkan kualitas SDM aparatur negara.

"Jangan sampai ini mundur, karena itu kita kembali ke sistem ranking saja," kata dia.

Peserta seleksi CPNS 2018 untuk Kabupaten Murungraya saat tes di Yonif 631 Antang Jalan Tjilik Riwut km 5,5 Palangkaraya.
Peserta seleksi CPNS 2018 untuk Kabupaten Murungraya saat tes di Yonif 631 Antang Jalan Tjilik Riwut km 5,5 Palangkaraya. (tribunkalteng.com/faturahman)

Syafruddin mencontohkan, apabila sebuah lembaga membutuhkan 100 aparatur, maka di tes awal ini akan dilakukan pemeringkatan nilai tertinggi dari 1-300. Selanjutnya, 300 peserta itu akan mengikuti seleksi tahap berikutnya.

"Kira-kira begitu jalan keluar yang terbaik. Tapi tidak menurunkan grade," kata dia.

Baca: Link Live Streaming PSS Sleman vs Persiraja Banda Aceh via Streaming TV One Liga 2 2018 Hari Ini

Baca: Link Live Streaming Filipina vs Thailand via Vidio.com -Klasemen Timnas Indonesia Piala AFF 2018

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved