Berita Banjarmasin

Realisasi Rastra di Kalsel Sudah Capai 99 Persen

Perum Bulog Divre Kalsel sudah realisasikan penyaluran Bansos Rastra jelang akhir tahun mencapai 99 persen, Kamis (22/11/2018).

Realisasi Rastra di Kalsel Sudah Capai 99 Persen
muhammad maulana
Kepala Bulog Divre Kalsel, Awaludin Iqbal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perum Bulog Divre Kalsel sudah realisasikan penyaluran Bansos Rastra jelang akhir tahun mencapai 99 persen, Kamis (22/11/2018).

Dijelaskan Kepala Bulog Divre Kalsel, Awaludin Iqbal alokasi bansos rastra pada Desember 2018 ditargetkan semuanya sudah disalurkan pada akhir November 2018.

"Kalau berdasarkan data target realisasi itu sekitar 14.900 ton, saat ini sudah terdistribusi sekitar 14.800 ton. Jadi sekitar 100 ton lagi, Insyaallah sudah selesai pada 30 November 2018," ujar Iqbal.

Ia menuturkan setiap Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) mendapat alokasi 10 kilogram rastra per KK per bulan.

Baca: Detik-detik Penemuan Potongan Kepala Mayat Lok Baintan, AKBP Himawan : Sudah di RSUD Ulin

Baca: Gugatan Cerai Gisella Anastasia ke Gading Marten Ungkap 5 Fakta, Pamit & Pastikan Tak Selingkuh

Baca: Fiki Alman Sudah Tinggal Beberapa Hari di Rumah Angel Lelga? Adik Vicky Prasetyo Tunjukkan Ini

"Jadi sampai dengan alokasi Desember 2018 yang disalurkan pada akhir November mereka mendapatkan 120 kilogram beras," ujarnya.

Ia melanjutkan daerah terbesar penerima rastra di Kalimantan Selatan yakni Kota Banjarmasin disusul Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Utara, dan Batola.

Menurut Iqbal penyaluran rastra saat ini jauh lebih tepat sasaran, karena setiap alokasi sudah ada daftarnya dari pusat.

Baca: 3 Fakta Pelaku Pemenggal Kepala di Lokbaintan, Kepala di Buang di Pulau Bawah Jembatan Barito

Baca: Fakta-fakta Penikaman Mahasiswi Sebanyak 7 Kali, PSK Online, Sabu, Hingga Janda Muda

Baca: Jejak Rekam Letjen TNI Andika Perkasa Hingga Dilantik Presiden Jokowi Jadi KSAD, Hendropriyono?

Baca: Jadwal Semifinal Liga 2 2018 Leg 1: Kalteng Putra vs PSS Sleman, Persita vs Semen Padang

"Karena setiap saat diupdate oleh dinas sosial setempat, yang kemudian disampaikan ke pusat. Nah itu menjadi pagu pada bulan berikutnya," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan beras rastra yang disalurkan merupakan beras dengan kualitas baik. "Pasti yang disalurkan ke RTS-PM harus bebas hama dan kutu, kalaupun misal ada, mereka boleh melakukan pengembalian, tapi pada prinsipnya sejauh ini tidak ada keluhan," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved