Berita Hulu Sungai Utara

Bupati HSU Melihat Kondisi Bayi Kembar Siam, Sempat Marah karena ini

Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melihat langsung kondisi bayi yang lahir kembar siam di Rumah Sakit Mulia Amuntai, Jumat (23/11/2018)

Bupati HSU Melihat Kondisi Bayi Kembar Siam, Sempat Marah karena ini
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melihat langsung kondisi bayi yang lahir kembar siam di Rumah Sakit Mulia Amuntai, Jumat (23/11/2018), usai melaksanakan senam bersama di Halaman Kantor Pemda. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melihat langsung kondisi bayi yang lahir kembar siam di Rumah Sakit Mulia Amuntai, Jumat (23/11/2018), usai melaksanakan senam bersama di Halaman Kantor Pemda.

Abdul Wahid melihat kondisi bayi berjenis kelamin laki laki yang lahir secara operasi caesar pada Kamis (22/11/2018) sekitar pukul 13.00 wita.

Kondisi bayi memang mengalami kelainan dengan memiliki satu badan, dua kepala tiga tangan dan sepasang kaki serta tidak memiliki anus.

Bayi kembar siam tersebut disarankan oleh dr Endang Ruslianty untuk segera dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin atau RSUD Pembalah Batung Amuntai untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Karena pada USG sebelum kelahiran dr Endang tidak diketahui bahwa kondisi bayi merupakan kembar siam.

Ibu dari anak tersebut juga tidak pernah memeriksakan kandungan dengan USG.

Baca: Cara Mudah Pelajari Sistem Ranking di Permenpan No 61 Tahun 2018 Jelang Tes SKB CPNS 2018

Baca: Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten, Gading Masih di Spanyol, Gisel Sukai Unggahan Ini

Baca: Kisi-Kisi Soal Tes SKB CPNS 2018 Bagi Peserta Lolos Tes SKD dengan Sistem Ranking BKN

Baca: Nikita Mirzani Komentari Perceraian Gading Marten dan Gisella Anastasia, Kasihan Gempita!

Pihak keluarga juga telah menandatangani surat pernyataan untuk menolak rujukan.

Orangtua anak yaitu Madi dan Ismi warga Desa Haur Gading Kecamatan Haur Gading mengaku enggan melakukan rujukan karena tak memiliki biaya sebab bukan merupakan peserta BPJS.

Namun saat Bupati HSU Abdul Wahid melihat langsung kondisi anak tersebut meminta untuk segera dirujuk ke RSUD Pembalah Batung dan mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Kita memang ikhlas dengan takdir Allah, namun harus terus diupayakan untuk dilakukan pengobatan tidak hanya dibiarkan menunggu hari, pasrah tidak ada tindakan apapun,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved