Berita Hulu Sungai Utara

Bupati HSU Melihat Kondisi Bayi Kembar Siam, Sempat Marah karena ini

Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melihat langsung kondisi bayi yang lahir kembar siam di Rumah Sakit Mulia Amuntai, Jumat (23/11/2018)

Bupati HSU Melihat Kondisi Bayi Kembar Siam, Sempat Marah karena ini
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melihat langsung kondisi bayi yang lahir kembar siam di Rumah Sakit Mulia Amuntai, Jumat (23/11/2018), usai melaksanakan senam bersama di Halaman Kantor Pemda. 

Abdul Wahid juga sempat marah saat melihat kondisi ruang Annisa yang merupakan ruang inkubator anak, karena dirasa tidak cukup layak dan steril untuk dijadikan ruangan bayi baru lahir terlebih yang mengalami kelainan.

Dinding ruangan yang bersekat triplek namun tidak sampai atas bersebelahan dengan ruangan yang berisi beberapa loker.

Pintunya juga terbuat dari triplek yang bisa dibuka tutup dengan cara digeser dan sulit untuk tertutup rapat.

Untuk pencahayaan berasal dari sinar matahari langsung yang menembus kaca berukuran cukup besar di bagian atas ruangan.

Terdapat dua buang inkubator dan satu buah oksigen yang terhubung langsung ke pasien bayi kembar siam.

Bupati HSU juga sempat melihat kondisi ruang operasi dan beberapa ruang perawatan lainnya.

Abdul Wahid untuk sementara melarang tindakan operasi besar di RS Mulia Amuntai, selain mengeluhkan masalah ruangan dan fasilitas Abdul Wahid juga menyayangkan ada dokter yang telah terikat kontrak dengan RSUD Pembalah Batung namun berjaga pada pagi hari di RS Mulia Amuntai.

Direktur RSUD Pembalah Batung dr Badrus yang langsung dipanggil ke lokasi diminta untuk melarang dokter yang telah terikat kontrak dengan RSUD Pembalah Batung juga terikat kontrak dengan rumah sakit lain terlebih jika memiliki jam kerja yang sama.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved