Kriminalitas Kotabaru

Kasus Pemukulan Biasanya Berakhir di Penjara, Tapi di Tangan Bripka Indra Jadi Beda

Hanya gara-gara pemasalahan tidak jelas ujung pangkalnya hingga berujung pada pemukulan, nyaris menyeret Selamat ke bui

Kasus Pemukulan Biasanya Berakhir di Penjara, Tapi di Tangan Bripka Indra Jadi Beda
Istimewa
Bripka Indra Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabaru Hulu membantu proses perdamaian warga yang bertikai di desa binaannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tidak semua perselisihan berakhir penjara. Kalau masih ada cara lain, melalui proses damai. Kenapa tidak? Sepanjang kedua belah pihak mau bersepakat.

Hanya gara-gara pemasalahan tidak jelas ujung pangkalnya hingga berujung pada pemukulan, nyaris menyeret Selamat ke bui karena kecerobohan dilakukanya terhadap Rohid Aulia, Minggu (18/11/2018) lalu.

Beruntung penganiayaan terhadap korban yang mengalami luka memar di pelipis kiri, cepat ditangani Bripka Indra dengan memfasilitasi perdamaian kedua pihak yang bertikai.

Proses perdamaian kedua belah pihak bertikai, difasilitasi Bripka Indra sekaligus Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabaru Hulu bersama dengan ketua RT setempat.

Baca: Resmi! Kategori Peserta yang Diloloskan Tes SKD CPNS 2018 dalam Sistem Ranking di Aturan Baru BKN

Dengan harapan selisih paham karena persoalan yang tidak jelas unjung pangkalnya, itu tidak jadi pemicu ke permasalahan lebih besar.

Baca: Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten, Ternyata Gempi Pernah Saksikan Orangtuanya Adu Mulut

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik melalui Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik membenarkan, persoalan yang berujung pada pemukulan karena dilatar belakangi masalah tidak jelas.

Menurut Iksan bermula pada Minggu 18 November 2018 sekitar pukul 23.30 Wita, saat korban Robid berkendara di jalan di Kelurahan Kotabaru Hulu dan melintas di depan pelaku, Selamat.

Baca: Jadwal Kalteng Putra Vs PSS Sleman Liga 2 2018, Isen Mulang Targetkan Poin Penuh Lolos Liga 1

Oleh pelaku tiba-tiba langsung diteriki. Mendengar teriakan itu korban menghentikan kendaraannya. Diwaktu bersamaan, pelaku yang menghampiri dan langsung melayangkan bogem ke wajah korban.

Akibat pukulan sebanyak dua kali telak mengenai pelipis mata sebelah kiri korban mengalami luka memar.

"Bersamaan dengan kejadian itu, anggota Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan langsung menindak lanjuti," kata Iksan.

Baca: Bayi Kembar Siam di Amuntai, Memiliki 1 Badan, 2 Kepala, 3 Tangan, dr Endang Kaget: Ini Langka!

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved