Kriminalitas Kalteng

Berbekal Rayuan Maut di Media Sosial Facebook, Pemuda Ini Gauli Anak Perempuan di Bawah Umur

Berbekal Rayuan Maut di Media Sosial Facebook, Pemuda Ini Gauli Anak Perempuan di Bawah Umur

Berbekal Rayuan Maut di Media Sosial Facebook, Pemuda Ini Gauli Anak Perempuan di Bawah Umur
banjarmasin post group/ fadly setia rahman
Pelaku AE (23) saat dimintai keterangan oleh penyidik di Mapolsek Selat, Kapuas, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Berawal dari rayuannya via media sosial facebook, AE (23) harus berurusan dengan polisi karena telah menggauli perempuan yang masih di bawah umur.

Pelaku bisa dikatakan pintar menggombal perempuan. Melancarkan rayuan jitu melalui media sosial facebook dengan niat bejatnya. Iming-iming uang Rp 4 Juta dan handphone menjadi senjata membuai korbannya.

Sampai-sampai korbannya yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Bataguh Kapuas itu mau pergi ke kota menggunakan taksi air untuk menemui pelaku, Selasa (20/11/2018) pagi lalu.

Sesampainya di Kota Kuala Kapuas, pelaku menjemput korban. Mengajaknya jalan dan membawanya ke rumah. Malam harinya anak di bawah umur itu digauli oleh pelaku.

Baca: Link Live Streaming RCTI Timnas Indonesia Vs Filipina Piala AFF 2018, Filipina Hanya Perlu 1 Poin

Baca: Truk Trailer Rem Blong Tabrak 6 Mobil dan 1 Motor, Polisi : 1 Pengendara Motor Alami Luka

Baca: Peluang Persib Bandung Juara Liga 1 2018 Terbuka Saat Bali United vs PSM Makassar, Bantuan Mantan

Sementara itu, kepergian gadis desa itu membuat panik pihak keluarga. Anak perempuan itu meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Begitu cemas, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Selat oleh pihak keluarga, Selasa (20/11) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kapolsek Selat AKP Johari Fitri Casdy, Sabtu (24/11), mengatakan begitu mendapat laporan tersebut pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

"Besok harinya, kami dapat laporan dari masyarakat yang melihat orang dengan ciri-ciri seperti korban sebagaimana yang dilaporkan pihak keluarga," katanya mewakili Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro.

Terus ditelusuri ke lapangan berbekal informasi masyarakat guna penyelidikan mendalam yang dilakukan. Hingga akhirnya mengarahkan polisi untuk mendatangi sebuah rumah di Jalan Kapuas.

Baca: Video - Live Streaming Malaysia Vs Myanmar Via Live Streaming Fox Sports Grup A Piala AFF 2018

Baca: Jadwal Timnas Indonesia Vs Filipina Piala AFF 2018, Andik Vermansah: Jangan Benci Timnas

Sampai di sebuah rumah di Jalan Kapuas, didapati korban sedang bersama seorang laki-laki (pelaku) di sana. Keduanya pun langsung dibawa ke Polsek Selat.

"Hasil penyidikan bahwa benar telah terjadi kasus tidak pidana membawa kabur anak di bawah umur oleh pelaku dan korban mengakui disetubuhi sebanyak tiga kali dalam semalam, namun terkait ini kami masih menunggu hasil visum," terang Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, bahwa memang benar antara pelaku dan korban baru saling kenal melalui facebook.

"Hingga pelaku merayu korban dan mengiming-imingi uang Rp 4 Juta dan satu buah handphone. Itulah kiranya kenapa korban sampai mau mendatangi pelaku," tandasnya.

Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman paling lama sembilan tahun penjara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332 ayat 1 dan Pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 76 d dari UU RI tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak. (banjarmasinppost.co.id/ fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved